Berita

Ketua DPP PDIP Puan Maharani menerima bunga kuning-merah dari Ketum Partai Golkar, Airlangga Hartarto/RMOL

Politik

Terima Bunga Politik Kuning-Merah dari Airlangga, Puan: Semoga Berlanjut hingga 14 Februari

KAMIS, 27 JULI 2023 | 18:26 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

 Sebuah rangkaian bunga berwarna kuning dan merah diberikan Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto kepada Ketua DPP PDI Perjuangan Puan Maharani.

Bunga tersebut diberikan Airlangga ke Puan usai melakukan pertemuan politik di kediamannya di kawasan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Kamis sore (27/7).

"Ini bunga spesial merah kuning. Dan ini bunga politik," kata Airlangga kepada Puan.


"Semoga berlanjut sampai 14 Februari (hari pencoblosan Pemilu 2024), hari valentine, hari kasih sayang," timpal Puan saat menerima bunga pemberian Airlangga sambil tersenyum.

Airlangga menjelaskan, Partai Golkar dan PDIP selalu bersaing dalam Pemilu, tetapi selalu bersama di pemerintahan. Sehingga hubungan baik yang sudah terjalin sejak lama ini perlu terus dijaga.

"Bunga adalah simbol. Betapa pemilu itu bukan hanya hard politic tetapi yang penting soft politic, dan soft itu dengan bunga yang indah. Dan yang indah warnanya, kuning dan merah," ungkap Airlangga menggoda Puan.

Pernyataan Airlangga senada dengan batik yang dikenakannya yang juga menampilkan corak bunga dengan dominasi warna kuning dan merah. Seolah ingin menunjukkan Partai Golkar siap berkolaborasi dengan PDIP di Pemilu 2024.

"Partai nomor satu dan dua ini selalu berkomunikasi, kemudian juga mempunyai kerja sama yang dalam. Ini menjadi sinyal bahwa keberlanjutan dan stabilitas politik menjadi sangat penting," pungkas Airlangga.

Populer

Jumlah Personel TNI Tidak Masuk Akal

Sabtu, 30 Mei 2026 | 03:36

Penutupan Alfamart dan Indomaret Jangan Salahkan KDKMP

Kamis, 28 Mei 2026 | 06:00

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

UPDATE

Pramono Klaim 96 Persen Warga Ingin CFD Rasuna Said Berlanjut

Minggu, 07 Juni 2026 | 10:20

Garuda Institute Minta BGN Utamakan Kualitas daripada Kuantitas

Minggu, 07 Juni 2026 | 10:12

Balas Serangan AS, Iran Gempur Pangkalan Bahrain dan Kuwait

Minggu, 07 Juni 2026 | 09:58

Ditjenpas Benahi Overkapasitas dan Tingkatkan Keamanan Lapas

Minggu, 07 Juni 2026 | 09:54

Paus Leo XIV Sebut Perang AS-Iran Tidak Adil

Minggu, 07 Juni 2026 | 09:11

Bukan Sekadar Ganti Pejabat, Reshuffle Kabinet Harus Pulihkan Ekonomi

Minggu, 07 Juni 2026 | 09:00

Bupati Pati Sudewo Ditahan di Rutan Semarang Jelang Sidang Dua Perkara

Minggu, 07 Juni 2026 | 08:56

Suhud Alynudin Akan Dilantik Jadi Ketua DPRD DKI Senin Besok

Minggu, 07 Juni 2026 | 08:27

Koperasi Didorong Masuk Ekosistem Industri Gula

Minggu, 07 Juni 2026 | 08:02

Gus Salam Serap Aspirasi Nahdliyin Sulsel Jelang Muktamar NU

Minggu, 07 Juni 2026 | 07:52

Selengkapnya