Berita

Distribusi bantuan sosial dari Kementerian Sosial dan Panglima TNI/Ist

Pertahanan

Faktor Cuaca Jadi Penghalang Pengiriman Bansos ke 3 Distrik di Papua Tengah

KAMIS, 27 JULI 2023 | 10:32 WIB | LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA

Faktor cuaca sempat menjadi hambatan pengiriman bantuan sosial dari Kementerian Sosial dan Panglima TNI seberat 14 ton ke tiga distrik di Kabupaten Puncak, Provinsi Papua Tengah yakni Distrik Agandugume, Distrik Lambewi dan Distrik Oneri.

Awalnya, bantuan tersebut telah sampai di Timika, Kabupaten Mimika pada Senin (24/7), dari gudang logistik di Jakarta dan Jayapura.

Namun, bantuan yang diangkut menggunakan Helikopter Caracal milik TNI AU dan dua pesawat jenis caravan dari Bandara Mozes Kilangin Timika menuju Distrik Sinak pada Rabu (26/7), tidak kunjung didistribusikan karena faktor cuaca.


“Bantuan tersebut sudah berupaya dikirimkan melalui Distrik Sinak sejak Senin, namun bantuan tersebut tidak bisa diterbangkan lantaran terkendala cuaca,” kata Kabid Humas Polda Papua Kombes Ignatius Benny Ady Prabowo dalam keterangan tertulis, Kamis (27/7).

Selain faktor cuaca, faktor keamanan juga dipertimbangkan pada saat mendaratkan pesawat yang mengangkut sembako.

Salah satunya persoalan di Distrik Agandugume, padahal di distrik itu memiliki lapangan terbang.

Namun bantuan tidak bisa diterbangkan melalui distrik tersebut karena lapangan terbang sedang ditutup lantaran dalam perbaikan dan pertimbangan situasi keamanan.

Benny pun menyebut sebagian besar masyarakat Agandugume sudah bergeser ke daerah yang lebih kondusif.

“Karena alasan tersebut, alternatif paling mungkin adalah mengirimkan bantuan melalui lapangan terbang Sinak, karena masyarakat dari Distrik Agandugume dan Lambewi sebagian sudah berada di Sinak dan yang lainnya juga sedang bergeser dari kampung," kata Benny.

Adapun jenis bantuan yang dikirimkan Kemensos adalah makanan siap saji 4.000 paket, makanan anak 4.000 paket, lauk pauk siap saji 2.000 paket, tenda gulung 500 lembar, sarden 25 dus, kornet 32 dus, sosis 83 dus, abon sapi 15 dus, biskuit 18 dus.

Selanjutnya, pakaian anak (TK, SD dan SMP) 3.000 stel, pakaian dewasa 4.000 stel, celana dewasa 4.000 lembar, dan selimut 4.000 lembar.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Lie Putra Setiawan, Mantan Jaksa KPK Dipercaya Pimpin Kejari Blitar

Selasa, 13 Januari 2026 | 00:04

Pemangkasan Produksi Batu Bara Tak Boleh Ganggu Pasokan Pembangkit Listrik

Selasa, 13 Januari 2026 | 00:00

Jaksa Agung Mutasi 19 Kajari, Ini Daftarnya

Senin, 12 Januari 2026 | 23:31

RDMP Balikpapan Langkah Taktis Perkuat Kemandirian dan Ketahanan Energi Nasional

Senin, 12 Januari 2026 | 23:23

Eggi Sudjana-Damai Hari Lubis Ajukan Restorative Justice

Senin, 12 Januari 2026 | 23:21

Polri dan TNI Harus Bersih dari Anasir Politik Praktis!

Senin, 12 Januari 2026 | 23:07

Ngerinya Gaya Korupsi Kuota Haji

Senin, 12 Januari 2026 | 23:00

Wakapolri Tinjau Pembangunan SMA KTB Persiapkan Kader Bangsa

Senin, 12 Januari 2026 | 22:44

Megawati: Kritik ke Pemerintah harus Berbasis Data, Bukan Emosi

Senin, 12 Januari 2026 | 22:20

Warga Malaysia Ramai-Ramai Jadi WN Singapura

Senin, 12 Januari 2026 | 22:08

Selengkapnya