Berita

Ilustrasi/Net

Politik

JEW Desak Bawaslu Evaluasi Rekrutmen Calon Pimpinan di Daerah

SELASA, 25 JULI 2023 | 23:18 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Desakan disampaikan Jakarta Election Watch (JEW) kepada Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu), agar proses seleksi calon pimpinan di daerah diperiksa.  

"Jakarta Election Watch (JEW) meminta rekrutmen Bawaslu RI dievaluasi total, karena banyak ditemukan calon anggota bermasalah," kata Koordinator JEW, Wahyu Ramdhani, kepada Kantor Berita Politik RMOL, Selasa (25/7).

Dia menjelaskan, desakan kepada Bawaslu disebabkan temuannya pada proses seleksi anggota Bawaslu Kota Jakarta Pusat, di mana ada dua nama yang pernah melakukan pelanggaran sebagai ASN dan terafiliasi politik.


"Di Kota Jakarta Pusat saja ada calon bermasalah yang diloloskan, apalagi di daerah, yang minim pantauan aktivis dan media" katanya.

Meski telah lolos 20 besar, menurut hemat Wahyu, calon-calon bermasalah itu tidak boleh lolos ke tahap berikutnya.

"Jika itu terjadi bisa mencoreng nama Bawaslu," tuturnya.

Lebih lanjut dia memastikan desakan kepada Bawaslu RI untuk mengevaluasi proses seleksi di daerah didasarkan pada semangat menjaga integritas lembaga penyelenggara Pemilu.

"Ini semata-mata untuk menjaga integritas Bawaslu dan menjaga kepercayaan masyarakat," pungkasnya.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

UPDATE

DPR Tak Setuju Skema War Tiket Haji Meski Masih Wacana

Minggu, 12 April 2026 | 14:01

PM Carney Tegas Akhiri Ketergantungan Militer Kanada pada AS

Minggu, 12 April 2026 | 13:52

Pemerintah Tak Perlu Reaktif Respons Usulan JK

Minggu, 12 April 2026 | 13:40

Pembicaraan Damai di Pakistan Gagal Capai Kesepakatan, GREAT Institute: Buah dari Inkonsistensi AS

Minggu, 12 April 2026 | 13:34

Pengawasan Kasus Hukum oleh DPR Bukan Intervensi

Minggu, 12 April 2026 | 13:11

Negosiasi 21 Jam Gagal, Iran Sebut Tuntutan AS Tak Masuk Akal

Minggu, 12 April 2026 | 13:08

Perundingan Damai Iran dan AS Berakhir Tanpa Hasil

Minggu, 12 April 2026 | 12:26

Hasan Nasbi Sebut Pernyataan Saiful Mujani Ajakan Jatuhkan Pemerintah

Minggu, 12 April 2026 | 12:23

Prabowo Harus Singkirkan Menteri Titipan Era Jokowi

Minggu, 12 April 2026 | 12:15

Seluruh Elemen Pemerintahan Jangan Menunda Kepindahan ke IKN

Minggu, 12 April 2026 | 12:01

Selengkapnya