Berita

Kepala Badan Polhukam Kadin Indonesia, Bambang Soesatyo/Net

Politik

Bamsoet: Pembelian PT Khara Nusa Investama Murni Bisnis, Tak Ada Kaitan dengan Perkara Windu BTS

SELASA, 25 JULI 2023 | 07:57 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Pengambilalihan atau pembelian saham PT Khara Nusa Investama selaku holding company atau perusahaan induk dari beberapa perusahaan yang bergerak di bidang trading, pelabuhan, properti, refinery, tambang (batubara, nikel, selika) adalah murni bisnis.

Demikian ditegaskan Kepala Badan Polhukam Kadin Indonesia, Bambang Soesatyo, melalui keterangannya yang diterima Redaksi, Selasa (25/7).

Memang diakui Bamsoet, sapaan akrabnya, di dalam holding company itu ada anak perusahaan bernama PT LAM yang kini bermasalah hukum terkait dengan kontrak kerja resmi KSO bersama Perusahaan Daerah Provinsi Sulawesi Tenggara dengan PT Antam di lahan nikel Mandiodo, Sultra. Namun itu adalah hal yang berbeda.


Bamsoet bahkan mempersilakan para penegak hukum mengusut tuntas kasus yang terjadi di PT LAM. Di mana pemilik PT LAM, Windu Aji Santoso, telah ditetapkan sebagai tersangka oleh Kejaksaan Tinggi Sultra.

"Saya menyesalkan adanya berita-berita dengan opini yang tidak benar dan tidak berdasarkan fakta, provokatif, tendensius, character assassination, serta mengandung fitnah, penghinaan atau pencemaran nama baik, menyebarkan berita bohong yang dapat dikualifisir sebagai pelanggaran Pasal 3 Kode Etik Jurnalistik yang mewajibkan suatu pemberitaan harus disajikan secara berimbang, tidak mencampuradukkan fakta dan opini yang menghakimi, serta menerapkan asas praduga tidak bersalah," papar Bamsoet.

Untuk itu, Ketua MPR RI ini sudah menunjuk kantor pengacara Juniver Girsang untuk mengambil langkah hukum yang terukur agar opini yang berkembang tidak menjadi bola liar.

Selain itu, Bamsoet juga memberikan kuasa bersama kepada Direktur Utama PT Khara Nusa Investama, Junaedi Elvis, selaku holding company untuk memberikan keterangan sejelas-jelasnya kepada semua pihak yang membutuhkan informasi tanpa terkecuali.

"Sekali lagi saya tegaskan, bahwa saya tidak ada sangkut pautnya dengan permasalahan hukum yang terjadi di PT Lawu Agung Mining (PT LAM) maupun tindakan individu pengurus dan pemegang saham lama," tegasnya.

Dijelaskan Bamsoet, tugasnya sebagai pemegang saham baru sejak 17 Juli 2023 adalah melakukan langkah korporasi untuk memastikan perseroan yang ada di dalam holding company tetap berjalan juga hak-hak karyawan tidak terganggu. Termasuk tanggung jawab perseroan selaku holding company terhadap pihak ketiga.

"Seluruh tanggung jawab perseroan baru mulai 17 Juli 2023 dan seterusnya berada di pundak saya sebagai pemegang saham baru," tutup Bamsoet.

Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

UPDATE

Jokowi Dalangi Operasi Politik Pertahankan Wapres Gibran

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:14

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Pejabat BNPB juga Korupsi Pengadaan HT Penanganan Karhutla

Senin, 19 Oktober 2026 | 03:37

Status MSCI Bukan Tanda Kiamat

Senin, 19 Oktober 2026 | 03:21

Penguatan Ekosistem Dagang RI Didorong Tembus 5 Besar Ekonomi Dunia

Senin, 19 Oktober 2026 | 03:06

Mengenal Ahmad Luthfi Auditor BPK yang Minta Jatah Rp600 Juta

Senin, 19 Oktober 2026 | 02:37

Mantan Kadivhubinter Polri Napoleon Bonaparte Meninggal Dunia, Polri Sampaikan Duka Cita

Senin, 19 Oktober 2026 | 02:17

MSCI Pertanyakan Pasar RI, BEI Harus Buktikan Pengawasan Bekerja

Senin, 19 Oktober 2026 | 02:06

Fahira: Mimpi dan Cita-cita Tak Boleh Dibatasi Kondisi Ekonomi

Senin, 19 Oktober 2026 | 01:35

Polisi Tembak Polisi di Markas Ditpolairud Pondok Cabe, Pelaku Ditahan

Senin, 19 Oktober 2026 | 01:15

Selengkapnya