Berita

Ilustrasi/Net

Dunia

Irak Kecam Keras Aksi Penodaan dan Pembakaran Al Quran di Denmark

SELASA, 25 JULI 2023 | 04:49 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Aksi penodaan dan pembakaran Al Quran kembali terjadi. Kelompok ekstrem kanan Danske Patrioter melakukan aksinya di depan Kantor Kedutaan Irak di Kopenhagen, yang membuat murka Baghdad.

Kelompok sayap kanan pada Senin (24/7) memposting video di mana dua pria terlihat menodai dan membakar apa yang tampaknya merupakan kitab suci umat Islam, dan menginjak-injak bendera Irak.

"Kementerian luar negeri Irak mengecam keras, sekali lagi, pengulangan pembakaran Al-Qur'an di depan kedutaan Irak di Denmark," kata Kemenlu dalam sebuah pernyataan, seperti dikutip dari Al-Arabiya.


"Tindakan semacam itu memungkinkan virus ekstremisme dan kebencian menimbulkan ancaman nyata bagi koeksistensi damai masyarakat," tambahnya.

Juru Bicara Kementerian, Ahmed al-Sahhaf, mengatakan staf diplomatik kedutaan Denmark telah meninggalkan Irak pada Sabtu.

Hampir seribu pengunjuk rasa berkumpul di Baghdad selama akhir pekan atas seruan ulama Syiah Irak Muqtada al-Sadr, menyusul insiden pertama di Kopenhagen.

Mereka berusaha merangsek ke kedutaan Denmark di Zona Hijau berbenteng di Baghdad tetapi pasukan keamanan yang memblokir dua jembatan ke daerah itu memukul mundur mereka dengan gas air mata dan pentungan.

Sebelumnya pada Kamis, pendukung Sadr membakar kedutaan Swedia di Baghdad setelah dua peristiwa serupa di mana seorang pengungsi Irak yang berbasis di Stockholm menodai Al Quran.

Perdana Menteri Irak Mohamed Shia al-Sudani pada Senin bertemu dengan duta besar dari negara-negara Uni Eropa lainnya, di mana dia kembali mengecam penodaan tersebut.

Dia mengatakan tindakan itu "tidak ada hubungannya dengan kebebasan berekspresi dan meminta negara-negara UE untuk memerangi tindakan rasis semacam itu dan semua yang memicu kekerasan.

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Gaji 26 Wantimpres Prabowo Tembus Rp1,9 Miliar Tiap Bulan, Belum Termasuk Fasilitas

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 19:06

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

UPDATE

Ijazah Gibran Jadi Bom Waktu

Rabu, 07 Oktober 2026 | 02:03

Danantara Gelontorkan Rp4,4 Triliun untuk Masuk Bisnis Migas AS

Rabu, 07 Oktober 2026 | 01:31

PIP dan KIP Kuliah Tak Boleh Lagi Salah Sasaran

Rabu, 07 Oktober 2026 | 01:21

Jangan Korbankan Konektivitas Antar Pulau Gegara Kebijakan Panik

Rabu, 07 Oktober 2026 | 01:09

Inilah Beda FIFA ASEAN Cup dan Piala AFF

Rabu, 07 Oktober 2026 | 00:34

Ahmad Doli Soroti Dugaan Bullying Bocah SD di Pemalang: Mukanya Lucu-lucu, tapi Berstatus Pembunuh

Rabu, 07 Oktober 2026 | 00:21

Gibran Tak Punya Ijazah SMA, Said Didu: Pemakzulan Bisa Lewat Proses Politik

Rabu, 07 Oktober 2026 | 00:04

Danantara Penetrasi ke Ekosistem Aviasi Timur Tengah

Selasa, 06 Oktober 2026 | 23:43

34 JPU Disiapkan Hadapi Sidang TPPU Febrie Adriansyah

Selasa, 06 Oktober 2026 | 23:20

Juara Setelah 35 Tahun Menunggu

Selasa, 06 Oktober 2026 | 23:01

Selengkapnya