Berita

Representative Image/Net

Dunia

Sembilan Orang Tewas dalam Kecelakaan Pesawat di Port Sudan

SENIN, 24 JULI 2023 | 23:25 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Kecelakaan tragis sebuah pesawat sipil Antonov terjadi di kota pesisir Port Sudan yang menyebabkan sedikitnya sembilan orang meninggal dunia.

Dalam pernyataan resmi, tentara Sudan mengungkapkan bahwa pesawat yang jatuh itu diduga mengalami kegagalan teknis.

“Sebuah pesawat sipil Antonov hari ini jatuh di Bandara Port Sudan sebagai akibat dari kegagalan teknis, yang menyebabkan kematian sembilan orang, termasuk empat personel militer. Sementara seorang anak selamat dari kecelakaan itu,” bunyi pernyataan tersebut, seperti yang dimuat Al Jazeera, Senin (24/7).


Peristiwa ini terjadi pada Minggu, tepat 100 hari setelah pecahnya pertempuran di Sudan pada 15 April antara tentara dan kelompok paramiliter Pasukan Dukungan Cepat (RSF) di ibu kota Khartoum dan negara bagian di Sudan bagian barat.

Port Sudan, yang terletak di negara bagian Laut Merah, telah berada di bawah kendali tentara Sudan sejak dimulainya konflik.

Bandara tersebut menjadi satu-satunya bandara yang masih beroperasi di negara itu, sehingga kota itu menjadi titik transit penting bagi bantuan asing yang sangat dibutuhkan.

Kecelakaan pesawat terbaru telah menambah duka cita bagi masyarakat dan keluarga korban, yang juga telah meningkatkan keprihatinan internasional terhadap situasi di wilayah tersebut.

Perang yang berkecamuk di negara itu diperkirakan telah menewaskan 3.000 orang di seluruh Sudan, dengan angka yang dikhawatirkan akan terus meningkat karena perang masih terus berlangsung sampai saat ini.

Populer

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Profil Achmad Syahri Assidiqi: Legislator Gerindra 'Gamer' Anak Eks DPR RI

Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12

Jangan Biarkan Dua Juri Final LCC Lolos dari Sanksi UU ASN

Kamis, 14 Mei 2026 | 12:43

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Inilah Bupati Sitaro Chyntia Ingrid Kalangit yang Diborgol Kejati

Minggu, 10 Mei 2026 | 01:09

Tetangga Sudah Mendahului, Indonesia Masih Berpidato

Jumat, 15 Mei 2026 | 05:30

Djaka Budi Utama Belum Tentu Bersalah dalam Kasus Suap Bea Cukai

Sabtu, 09 Mei 2026 | 02:59

UPDATE

IPC TPK Catat Pertumbuhan Positif pada Awal Triwulan II 2026

Selasa, 19 Mei 2026 | 16:10

Rekayasa Lalin di Harmoni Berlaku hingga September Imbas Proyek MRT Jakarta

Selasa, 19 Mei 2026 | 16:01

Membaca Ulang Tantangan Klaim Pertumbuhan Ekonomi 5,61 Persen

Selasa, 19 Mei 2026 | 15:59

Belum Ada Update Nasib 5 WNI yang Ditahan Israel

Selasa, 19 Mei 2026 | 15:58

Cadangan Beras RI Tembus 5,37 Juta Ton, Tertinggi Sepanjang Sejarah

Selasa, 19 Mei 2026 | 15:52

Optimisme Pemerintah Jangan Sekadar Lip Service

Selasa, 19 Mei 2026 | 15:50

KSAD Tegaskan Pembubaran Nobar ‘Pesta Babi’ Atas Permintaan Pemda

Selasa, 19 Mei 2026 | 15:45

Beras RI Berlimpah, Zulfikar Suhardi Harap Harga Tetap Terjangkau

Selasa, 19 Mei 2026 | 15:26

Prabowo Dijadwalkan Hadir di DPR Bahas RAPBN 2027

Selasa, 19 Mei 2026 | 15:26

Dosen Lintas Kampus Kolaborasi Dorong Perlindungan Kerja

Selasa, 19 Mei 2026 | 15:15

Selengkapnya