Berita

Menteri Kehakiman Selandia Baru, Kiri Allan/Net

Global

Menteri Kehakiman Selandia Baru Mundur Gara-gara Menyetir saat Mabuk

SENIN, 24 JULI 2023 | 15:55 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Usai ditangkap karena kasus kecelakaan mobil, Menteri Kehakiman Selandia Baru, Kiri Allan segera mengundurkan diri pada Senin (24/7).

Hal itu diungkap Perdana Menteri Chris Hipkins, dalam sebuah pernyataan, seperti dikutip dari Reuters.

Hipkins menceritakan bahwa Allan saat ini telah ditahan pihak kepolisian setelah dirinya mengalami kecelakaan di ibu kota Wellington pada Minggu (23/7).


Dari insiden tersebut, kata Hipkins, Allan dinyatakan bersalah karena berkendara dalam keadaan mabuk.

"Dia (Allan), paham bahwa mempertahankan jabatannya tidak akan berarti lagi. Terlebih setelah terlibat kasus pidana," jelas Hipkins.

Menurut Hipkins, Allan sebenarnya tengah mengalami masalah kesehatan mental. Pekan lalu dia sempat mengambil cuti karena kondisi tersebut.

"Meskipun tindakannya tidak dapat dimaafkan, saya diberi informasi bahwa dia mengalami tekanan emosional yang ekstrem pada saat kejadian," ungkapnya.

Allan adalah menteri keempat dari pemerintahan Partai Buruh kiri-tengah yang mengundurkan diri sejak Maret, menjelang pemilihan Oktober mendatang.

Dia pernah disebut-sebut sebagai calon penerus perdana menteri Jacinda Ardern, tetapi Allan masih mempertimbangkan karir politiknya.

Populer

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

Jusuf Hamka Siapkan Rp5 Triliun untuk Borong Saham

Minggu, 18 Oktober 2026 | 11:21

UPDATE

Keputusan Pemerintah Batasi Ekspor Gas ke Singapura Sangat Tepat

Selasa, 27 Oktober 2026 | 01:57

IHSG, Selat Malaka dan Ujian Kedaulatan Ekonomi Indonesia

Selasa, 27 Oktober 2026 | 01:41

MKD Diminta Bersikap Tegas Sikapi Laporan Dugaan KDRT Anggota Dewan

Selasa, 27 Oktober 2026 | 01:20

Singapura, Dino Patti Djalal dan Opini Sesat

Selasa, 27 Oktober 2026 | 00:45

Bareskrim Tahan WN Taiwan Manajer Kapal Pengangkut 1 Ton Ketamin

Selasa, 27 Oktober 2026 | 00:26

Haji Isam dan Kutukan Demokrasi Mahal

Senin, 26 Oktober 2026 | 23:50

Kinerja Sektor Hukum Era Prabowo-Gibran Makin Bertaring

Senin, 26 Oktober 2026 | 23:24

Temui Mendikdasmen, DPR Minta Gerakan Lawan Bullying Diperkuat Lintas Sektor

Senin, 26 Oktober 2026 | 23:09

Balas Singapura! Bahlil Bakal Bangun PLTN di Batam

Senin, 26 Oktober 2026 | 22:18

Pelabuhan Sabang Didorong jadi Hub Internasional yang Ramah Lingkungan

Senin, 26 Oktober 2026 | 22:17

Selengkapnya