Berita

Menteri Luar Negeri Portugal, Joao Gomes Cravinho dan Menteri Luar Negeri RI, Retno Marsudi, pada Senin, 24 Juli 2023/Net

Dunia

Sambut Kunjungan Menlu Portugal, Retno Puji Pertumbuhan Investasi yang Signifikan

SENIN, 24 JULI 2023 | 15:33 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Menteri Luar Negeri RI, Retno Marsudi menyambut baik kedatangan Menlu Portugal, Joao Gomes Cravinho di kantor Kementerian Luar Negeri RI, Jakarta pada Senin (24/7).

Kunjungan itu disebut sebagai kunjungan Menlu Portugal pertama ke Indonesia dalam lebih dari satu dekade, yang akan digunakan untuk memperkuat hubungan bilateral antar kedua negara.

Dalam kesempatan tersebut, Menlu kedua negara membahas beberapa hal kerja sama, salah satunya tentang investasi.


Dalam pidatonya, Menlu Retno mengungkapkan kebahagiaannya atas investasi Portugal di Indonesia yang telah mengalami pertumbuhan yang signifikan.

"Investasi Portugal di Indonesia telah tumbuh sebesar 2.000 persen dari tahun 2019 hingga 2022," ujar Retno.

Angka ini mencatatkan rekor tertinggi dalam hubungan investasi kedua negara. Khususnya, investasi di sektor energi terbarukan dan ekonomi biru yang menjadi fokus pembicaraan sebagai sektor prioritas dalam kerja sama bilateral.

Selain investasi, pertemuan ini juga membahas pentingnya mempercepat penyelesaian negosiasi Comprehensive Economic Partnership Agreement (CEPA) antara Indonesia dan Uni Eropa, yang disebut akan membawa manfaat besar bagi kedua negara dalam meningkatkan hubungan ekonomi antara Indonesia dan Uni Eropa.

Salah satu poin penting lainnya yang menjadi perhatian dalam pertemuan ini adalah pertumbuhan besar dalam impor minyak sawit Indonesia oleh Portugal.  Data dari Menlu RI menunjukkan adanya peningkatan sebesar 77 persen dalam periode 2019 hingga 2022.

"Kenaikan tersebut diyakini terjadi oleh insentif dari impor turunan minyak sawit sebagai bahan baku biodiesel," tambah Retno.

Selanjutnya, kedua negara juga menyambut baik proyek tenaga surya terapung EDP di Duriangkang Waduk, Kepulauan Batam, dengan total nilai proyek mencapai 2 miliar dolar AS. Proyek tersebut diharapkan dapat menjadi katalisator bagi lebih banyak investasi dari Portugal dan pengembangan energi terbarukan di Indonesia.

Terakhir, Retno menuturkan bahwa Portugal dan Indonesia juga membahas terkait kolaborasi dalam sektor maritim antar kedua negara, di antaranya dalam bidang ekonomi biru, perikanan, dan pertahanan.

Selain isu bilateral, kedua Menlu itu diketahui telah membahas isu regional dan global, khususnya mengenai prioritas keketuaan Indonesia di ASEAN, dan tekad Indonesia untuk menjadikan Indo-Pasifik sebagai wilayah perdamaian dan stabilitas.

Populer

Enak Jadi Mulyono Bisa Nyambi Komisaris di 12 Perusahaan

Kamis, 12 Februari 2026 | 02:33

Kasihan Jokowi Tergopoh-gopoh Datangi Polresta Solo

Kamis, 12 Februari 2026 | 00:45

Rakyat Menjerit, Pajak Kendaraan di Jateng Naik hingga 60 Persen

Kamis, 12 Februari 2026 | 05:21

Jokowi Layak Digelari Lambe Turah

Senin, 16 Februari 2026 | 12:00

Dua Menteri Prabowo Saling Serang di Ruang Publik

Kamis, 12 Februari 2026 | 04:20

Cara Daftar Mudik Gratis BUMN 2026 Lengkap Beserta Syaratnya

Kamis, 12 Februari 2026 | 20:04

Jokowi Makin Terpojok secara Politik

Minggu, 15 Februari 2026 | 06:59

UPDATE

ASEAN di Antara Badai Geopolitik

Minggu, 22 Februari 2026 | 19:44

Oknum Brimob Bunuh Pelajar Melewati Batas Kemanusiaan

Minggu, 22 Februari 2026 | 19:32

Bocoran Gedung Putih, Trump Bakal Serang Iran Senin atau Selasa Depan

Minggu, 22 Februari 2026 | 19:24

Eufemisme Politik Hak Dasar Pendidikan

Minggu, 22 Februari 2026 | 19:22

Pledoi Riva Siahaan Pertanyakan Dasar Perhitungan Kerugian Negara

Minggu, 22 Februari 2026 | 18:58

Muncul Framing Politik di Balik Dinamika PPP Maluku

Minggu, 22 Februari 2026 | 18:22

Bank Mandiri Perkuat UMKM Lewat JuraganXtra

Minggu, 22 Februari 2026 | 17:51

Srikandi Angudi Jemparing

Minggu, 22 Februari 2026 | 17:28

KPK Telusuri Safe House Lain Milik Pejabat Bea Cukai Simpan Barang Haram

Minggu, 22 Februari 2026 | 16:43

Demi Pengakuan, Somaliland Bolehkan AS Akses Pangkalan Militer dan Mineral Kritis

Minggu, 22 Februari 2026 | 16:37

Selengkapnya