Berita

Sandination Gathering and Networking di Kota Bandung, Jawa Barat/Ist

Nusantara

Perluas Jejaring, SYA Cetak Wirausaha Baru di Jawa Barat

SENIN, 24 JULI 2023 | 15:27 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Geliat untuk memulai bisnis bukan hanya di kalangan orang-orang usia dewasa, namun anak-anak remaja pun banyak yang tertarik untuk mulai berbisnis. Alasan itu, yang membuat Sandination Youth Ambassador (SYA) hadir merangkul generasi muda untuk menjadi wirausahawan di masa depan.

Direktur Program Sandination, Reni Fitriani mengatakan, pendaftaran Sandination Youth Ambassador saat ini bergerak memperluas jaringan di Jawa Barat. Hal ini, selaras dengan visi misi Sandination untuk mencetak 500.000 ribu pemimpin baru ke seluruh daerah Indonesia.

"Kami telah menggelar Sandination Gathering and Networking untuk meningkatkan keintiman Sandination Network di Bandung, kita juga launching Sandination Youth Ambassador kembali tingkat regional," kata Reni dalam keterangan tertulis, Senin (24/7).


Selaku Mentor, Reni menyampaikan generasi muda diharuskan memiliki ide bisnis untuk direalisasikan. Ia pun berharap program ini dapat merangkul berbagai kalangan agar bisa belajar bisnis berbasis leadership.

Sambungnya, Sandination mempunyai 4E aktivitas kunci, pertama encourage yakni memberikan dukungan pada anak muda yang ingin sama-sama menjadi seorang pemimpin. Kedua. educate untuk melatih serta mentoring, ketiga elaborate mengkolaborasikan peserta agar saling menginspirasi, dan keempat empower dengan program pendampingan.

Rumusan program itu, kata Reni lagi, terinspirasi dari figur Sandiaga Salahuddin Uno, yang berangkat dari pengusaha sampai dipercaya menjadi Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif.

"Kami bersama Bapak Sandiaga Uno mencetak pemimpin muda di masa yang akan datang bahkan dari sekarang terutama di bidang entrepreneurship, mereka dituntut untuk memiliki ide bisnis dan merealisasikannya," pungkasnya.

Populer

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Kolaborasi dengan Turki

Minggu, 11 Januari 2026 | 04:59

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Modal Asing Keluar Rp7,71 Triliun, BI Catat Tekanan di SBN pada Pertengahan Januari 2026

Jumat, 16 Januari 2026 | 08:05

Dolar AS Menguat ke Level Tertinggi Enam Pekan

Jumat, 16 Januari 2026 | 07:56

Kejauhan Mengaitkan Isu Ijazah Jokowi dengan SBY–AHY

Jumat, 16 Januari 2026 | 07:48

RUU Perampasan Aset Jangan Jadi Alat Menyandera Lawan Politik

Jumat, 16 Januari 2026 | 07:40

Jenazah 32 Tentara Kuba Korban Serangan AS di Venezuela Dipulangkan

Jumat, 16 Januari 2026 | 07:33

Bursa Eropa: Efek Demam AI Sektor Teknologi Capai Level Tertinggi

Jumat, 16 Januari 2026 | 07:16

Emas Tak Lagi Memanas, Tertekan Data Tenaga Kerja AS dan Sikap Moderat Trump

Jumat, 16 Januari 2026 | 07:06

Wajah Ideal Desa 2045

Jumat, 16 Januari 2026 | 06:50

TPU Tegal Alur Tak Tersangkut Lahan Bersengketa

Jumat, 16 Januari 2026 | 06:23

Kemenkes Siapkan Rp1,2 Triliun untuk Robotik Medis

Jumat, 16 Januari 2026 | 06:04

Selengkapnya