Berita

Pasar Kreatif Jawa Barat/Net

Bisnis

Pakai DIGI dan DigiCash by bank bjb di Pasar Kreatif Jawa Barat Bertabur Diskon

MINGGU, 23 JULI 2023 | 12:52 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Pengunjung Pasar Kreatif Jawa Barat bisa menggunakan DIGI atau DigiCash by bank bjb untuk melakukan pembayaran di berbagai tenant, dari produk kuliner hingga fashion. Bahkan ada banyak diskon dan potongan harga.

Pasar Kreatif Jawa Barat yang berada di Jalan Pahlawan No. 70, Bandung masih berlangsung hingga Minggu (23/7). Pasar ini dibuka sejak 7 Juli 2023, juga telah didatangi oleh Presiden Joko Widodo bersama Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil.

Sejak pembukaan, bank bjb mendukung dengan menyediakan diskon hingga 50 persen atau maksimal seharga Rp 50.000 jika berbelanja dan melakukan transaksi menggunakan DIGI atau DigiCash by bank bjb.


Pemimpin Divisi Corporate Secretary bank bjb Widi Hartoto mengatakan promo diskon di Pasar Kreatif Jawa Barat ini merupakan bentuk dukungan bank bjb terhadap UMKM yang ada di Jabar dalam mengembangkan perekonomian.

Apalagi para pelaku usaha di Pasar Kreatif Jawa Barat ini diisi oleh mayoritas anak muda dan sepenuhnya menjual dan memasarkan produk dalam negeri.

“bank bjb sangat mendukung setiap kegiatan yang berhubungan dengan pengembangan UMKM,” kata Widi Hartarto dalam keterangannya yang diterima redaksi.

Pada saat pembukaan, Gubernur Jabar Ridwan Kamil menyebut Pasar Kreatif Jawa Barat merupakan fasilitas untuk mendukung usaha UMKM serta pelaku kreatif di Jawa Barat, serta menjadi visi dan misi Jawa Barat yang ingin menjadi tuan rumah di negeri sendiri terkait produk-produk kreatif.

Harapannya, sektor UMKM dan industri kreatif dapat mengakselerasi pertumbuhan ekonomi dan menyerap tenaga kerja secara lebih masif.

Sementara itu, hingga triwulan pertama tahun 2023, jumlah pengguna aplikasi DIGI by bank bjb terus tumbuh pesat dan menembus 1,2 juta user.  

Aplikasi milik bank bjb ini terus memperbaharui fitur dan layanannya untuk menghadirkan pengalaman yang lebih dalam bertransaksi secara real time.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

Pelaku Penembakan Rombongan Tito Karnavian Diringkus

Jumat, 03 April 2026 | 19:59

UPDATE

Nasdem Ingatkan Ancaman El Nino dan Dampak Geopolitik ke Pangan Nasional

Selasa, 07 April 2026 | 14:17

Istana Kaji Wacana Potong Gaji Menteri, Belum ada Keputusan

Selasa, 07 April 2026 | 14:14

Pemerintah Genjot Biofuel untuk Redam Dampak Kenaikan Harga Pangan

Selasa, 07 April 2026 | 14:02

Benteng Etika Digital: Pemerintah Godok Dua Perpres untuk Jinakkan Risiko AI

Selasa, 07 April 2026 | 13:53

KPK Panggil Petinggi 5 Perusahaan Travel Haji

Selasa, 07 April 2026 | 13:34

Seruan Saiful Mujani Tak Digubris, Istana: Prabowo Fokus Agenda Strategis

Selasa, 07 April 2026 | 13:33

Monitoring Ketat Jadi Kunci WFH ASN Tetap Produktif

Selasa, 07 April 2026 | 13:21

Pemerintah Klaim Ketahanan Pangan Nasional Stabil hingga 11 Bulan ke Depan

Selasa, 07 April 2026 | 13:17

Jangan Adu Domba Rakyat dengan Pemerintah Soal BBM

Selasa, 07 April 2026 | 13:11

Kasus Suap Pemkab Bekasi: KPK Periksa Istri Ono Surono Sebagai Saksi

Selasa, 07 April 2026 | 13:08

Selengkapnya