Berita

Cuplikan video ketika gadis asal Swiss melakukan tindakan vandalisme di dinding Colesseum Roma, Italia/Net

Dunia

Corat-coret Tembok Colosseum Roma, Remaja Swiss Terancam Dibui

MINGGU, 23 JULI 2023 | 10:22 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Situs bersejarah kerap menjadi sasaran vandalisme dari para pengunjung yang tidak bertanggung jawab. Sama halnya dengan bangunan Colosseum Roma yang terkenal di Italia. Situs itu kembali menjadi korban vandalisme oleh turis asing yang datang.

Mengutip Reuters pada Minggu (23/7), tembok Colosseum baru-baru ini dirusak oleh seorang remaja perempuan berusia 17 tahun dari Swiss.

Aksi gadis itu terekam oleh seorang videografer, David Battaglino yang kebetulan berada di dekatnya dan telah disebar ke media sosial.


"Video itu memperlihatkan gadis muda menodai situs bersejarah dengan mengukir huruf 'N' di dindingnya," bunyi laporan tersebut.

Battaglino mengaku baru pertama kali berhasil merekam tindakan vandalisme di Colosseum. Tetapi dalam enam tahun mengambil video di sana, dia telah melihat beberapa tindakan perusakan yang lebih parah dari sekedar mencoret-coret tembok.

"Ada juga yang merobek bagian tembok. Mereka bahkan meludahi saya sekali ketika saya memarahi anak laki-laki karena tindakan salah mereka," ujarnya.

Saat dihampiri Battaglino, orang tua gadis tersebut melakukan pembelaan untuk anak mereka.

"Dia hanya seorang gadis kecil, dia tidak melakukan kesalahan apa pun,” ujar orang tua pelaku.

Remaja itu dapat menghadapi hukuman penjara hingga lima tahun dan denda sebesar 15.000 euro atau Rp 251 juta karena merusak Colesseum.

Kurang dari sebulan sebelumnya, penduduk Inggris kelahiran Bulgaria, Ivan Dimitrov, telah melakukan tindakan vandalisme yang sama dengan mengukir "Ivan + Haley 23" ke dinding Colesseum.

Populer

10.060 Jemaah Umrah Telah Kembali ke Tanah Air

Kamis, 05 Maret 2026 | 09:09

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

Fahira Idris Dukung Pelarangan Medsos Buat Anak di Bawah 16 Tahun

Minggu, 08 Maret 2026 | 01:58

UPDATE

Koperasi Berbasis Masjid Diharap Bangkitkan Ekonomi Lokal

Sabtu, 14 Maret 2026 | 18:02

Ramadan Momentum Menguatkan Solidaritas Sosial

Sabtu, 14 Maret 2026 | 17:44

Gerebek Rokok Ilegal Tanpa Tersangka, PB HMI Minta Dirjen Bea Cukai Dievaluasi

Sabtu, 14 Maret 2026 | 17:21

Mudik Arah Timur, Wakapolri: Ada Peningkatan Volume Kendaraan Tapi Lancar

Sabtu, 14 Maret 2026 | 17:08

Rencana Libatkan TNI Berantas Terorisme Kaburkan Fungsi Keamanan dan Pertahanan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 16:46

Purbaya: Ramalan Ekonomi RI Hancur di TikTok dan YouTube Tak Lihat Data

Sabtu, 14 Maret 2026 | 16:21

KPK Tetapkan 2 Tersangka OTT di Cilacap

Sabtu, 14 Maret 2026 | 15:58

Komisi III DPR Minta Negara Tanggung Penuh Biaya Pengobatan Aktivis KontraS

Sabtu, 14 Maret 2026 | 14:38

AS Pastikan Harga Minyak Dunia Tak akan Tembus 200 Dolar per Barel

Sabtu, 14 Maret 2026 | 13:55

Amerika Salah Perhitungan dalam Perang Melawan Iran

Sabtu, 14 Maret 2026 | 13:43

Selengkapnya