Berita

Ilustrasi/Net

Dunia

Dilanda Badai Pasir Ekstrem, 1.286 Warga Iran Butuh Perawatan Medis Segera

MINGGU, 23 JULI 2023 | 09:34 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Badai pasir yang melanda beberapa provinsi di Iran tenggara telah mengkibatkan ribuan warga menderita gangguan kesehatan dan membutuhkan bantuan medis secepatnya.

Mengutip kantor berita resmi IRNA pada Minggu (23/7), badai pasir telah melanda provinsi Sistan dan Baluchestan sejak awal pekan ini.

Kepala Organisasi Mitigasi dan Manajemen Bencana, Majid Mohebi mengatakan sebanyak 1.286 orang terdampak badai membutuhkan perawatan medis segera.


"Sebagian besar menderita gangguan pernapasan, jantung atau mata. Sementara 75 di antaranya telah dibawa ke rumah sakit," jelas Mohebi.

Mohebi mengungkap beberapa tempat yang dilanda badai pasir terparah di antaranya Kabupaten Zabol, Zehak, Hamoun, Hirmand, dan Nimrouz.

Direktur Jenderal Organisasi Meteorologi Provinsi Sistan dan Baluchestan, Mohsen Heidari mengatakan kecepatan angin tertinggi terjadi di kabupaten Zabol mencapai 126 km per jam pada Jumat pagi (21/7).

Heidari mengimbau warga tentang potensi terjadinya lebih banyak badai pasir karena angin kencang diperkirakan akan berlanjut dalam beberapa hari ke depan.

Badai pasir di musim panas ekstrem memang kerap melanda provinsi Sistan dan Baluchestan mulai dari akhir Mei hingga akhir bulan September.

Media lokal melaporkan, gelombang badai pasir berturut turut sejak 2 Juli lalu telah mengakibatkan sekitar 3000 warga di provinsi itu membutuhkan bantuan medis dan 295 di antaranya telah dibawa ke rumah sakit.

Populer

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

Prabowo Berpeluang Digeruduk Demo Besar Usai Lebaran

Rabu, 11 Maret 2026 | 06:46

Golkar Berduka, Putri Akbar Tandjung Wafat

Rabu, 11 Maret 2026 | 15:27

Mengenal Bupati Rejang Lebong M Fikri yang Baru Terjaring OTT

Selasa, 10 Maret 2026 | 06:15

Rismon Ajukan RJ Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Dokter Tifa: Perjuangan Memang Berat

Kamis, 12 Maret 2026 | 03:14

Memalukan! Rismon Ajukan Restorative Justice

Kamis, 12 Maret 2026 | 02:07

UPDATE

Empat Anggota TNI Penyiram Air Keras Sebaiknya Diadili di Pengadilan Sipil

Sabtu, 21 Maret 2026 | 02:05

Tiga Kecelakaan di Tol Jateng Tewaskan Delapan Orang

Sabtu, 21 Maret 2026 | 02:01

Kejahatan Perang Trump

Sabtu, 21 Maret 2026 | 01:36

Hadiri Jakarta Bedug Festival, Pramono Tekankan Kebersamaan Sambut Idulfitri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 01:14

Kenapa Pemimpin Iran Mudah Sekali Diserang Israel-AS

Sabtu, 21 Maret 2026 | 01:07

Bamsoet Apresiasi Kesigapan TNI dan Polri Tangani Kasus Andrie Yunus

Sabtu, 21 Maret 2026 | 00:23

Hukum Militer, Lex Specialis, dan Ujian Akuntabilitas dari Kasus Andrie Yunus

Sabtu, 21 Maret 2026 | 00:04

Korlantas Gagal Tangani Arus Mudik

Sabtu, 21 Maret 2026 | 00:00

Dokter Tifa Ngaku Dikuatkan Roy Suryo yang Masih Waras

Jumat, 20 Maret 2026 | 23:29

Air Keras dari Orang Dalam

Jumat, 20 Maret 2026 | 23:11

Selengkapnya