Berita

Ketua Fraksi Gerindra DPRD Jatim, Muhammad Fawait/RMOLJatim

Politik

Kesejahteraan Guru Kunci Sambut Bonus Demografi 2045

MINGGU, 23 JULI 2023 | 01:59 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Indonesia pada 2045 akan mendapat bonus demografi. Maka kualitas generasi muda, mulai saat ini harus ditingkatkan. Salah satunya kunci untuk bisa memaksimalkan bonus demografi adalah guru harus sejahtera.

Hal ini disampaikan Ketua Fraksi Gerindra DPRD Jatim, Muhammad Fawait, saat melakukan pertemuan dengan lebih dari 1.000 guru dari berbagai lembaga di bawah naungan Muslimat Nahdlatul Ulama cabang Kencong, termasuk guru-guru PAUD, TK, dan Raudhatul Athfal (RA) di Jember, Jumat (21/7).

Gus Fawait, sapaan akrabnya, akan mengusulkan dan memperjuangkan kesejahteraan guru lebih baik ke depannya kepada pemerintah. Apabila guru mendapatkan kesejahteraan yang memadai terutama dalam mendidik generasi muda maka bonus demografi akan terwujud dengan baik.


“Masukan dari para guru ini akan kami teruskan ke seluruh anggota fraksi Gerindra di DPRD kabupaten/kota di Jatim untuk memperhatikan kesejahteraan guru. Pertemuan ini juga diharapkan dapat memberikan solusi bagi permasalahan pendidikan di Indonesia, menghadapi bonus demografi,” tegasnya, diwartakan Kantor Berita RMOLJatim, Sabtu (22/7).

Dijelaskan Gus Fawait, kesejahteraan guru, terutama mereka yang mendidik calon-calon penerus bangsa, merupakan pondasi penting dalam meningkatkan kualitas pendidikan di Indonesia. Di negara maju, guru-guru menikmati kesejahteraan yang memadai dan memainkan peran vital dalam membentuk karakter anak-anak sejak usia dini.

“Kami yakin bahwa ketika guru-guru sejahtera dan semangat mereka untuk mengamalkan ilmu tinggi, masalah-masalah di Republik ini dapat terselesaikan. Tantangan seperti kemiskinan, pengangguran, dan ketimpangan antara kota dan desa akan berkurang jika kualitas sumber daya manusia kita ditingkatkan,” paparnya.

Selain itu, ia juga mengusulkan agar pemerintah baik Provinsi/Kabupaten/Kota memberikan perhatian khusus kepada guru-guru Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), Taman Kanak-Kanak (TK), dan Raudhatul Athfal (RA).

Yaitu pemerintah menyediakan beasiswa bagi guru-guru tersebut, sehingga mereka dapat mengejar pendidikan hingga tingkat S2. Dengan demikian para guru usia dini ini dapat mencetak generasi bangsa yang berkualitas.

“Sangat penting bagi garda terdepan kami, yaitu guru-guru PAUD, TK, dan RA, untuk memiliki kualifikasi pendidikan yang lebih tinggi agar mereka dapat menghadirkan generasi yang mumpuni,” kata Gus Fawait yang juga Presiden Laskar Sholawat Nusantara (LSN) ini.

Bendahara Gerindra Jatim ini menambahkan, pihaknya mengakui peran luar biasa Presiden Joko Widodo dalam memberikan kebijakan dan kemajuan pembangunan selama hampir dua periode. Meski demikian, ia juga menyadari bahwa permasalahan di Republik ini harus diselesaikan bersama, dan pendidikan menjadi salah satu kuncinya.

“Kami berharap agar pemerintah Provinsi Jatim mendukung dan menerima usulan fraksi Gerindra DPRD Jatim untuk memastikan kesejahteraan guru menjadi perhatian utama dalam upaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia di Indonesia. Sehingga diharapkan bahwa pada 2045, Indonesia akan meraih bonus demografi yang membawa negara menuju keberhasilan dan kesejahteraan bagi seluruh rakyatnya,” pungkas Bendahara PW GP Ansor Jatim ini.

Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Harta Friderica Widyasari Pejabat Pengganti Ketua OJK Ditanding Suami Ibarat Langit dan Bumi

Senin, 02 Februari 2026 | 13:47

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

Rektor UGM Bikin Bingung, Jokowi Lulus Dua Kali?

Rabu, 28 Januari 2026 | 22:51

UPDATE

PKB Merawat NU Tanpa Campuri Urusan Internal

Kamis, 05 Februari 2026 | 18:01

Polisi: 21 Karung Cacahan Uang di TPS Liar Terbitan BI

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:56

Seskab: RI Belum Bayar Iuran Board of Peace, Sifatnya Tidak Wajib

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:51

Ekonomi Jakarta Tumbuh Positif Sejalan Capaian Nasional

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:46

Amdatara Gelar Rakernas Perkuat Industri Air Minum Berkelanjutan

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:30

Mahfud Sebut Sejarah Polri Dipisah dari Kementerian Hankam karena Dikooptasi

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:14

AHY Optimistis Ekonomi Indonesia Naik Kelas

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:13

Gaya Komunikasi Yons Ebit Bisa Rusak Reputasi DPN Tani Merdeka

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:08

Juda Agung Ngaku Mundur dari BI karena Ditunjuk Prabowo Jadi Wamenkeu

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:05

Tragedi Anak di Ngada Bukti Kesenjangan Sosial Masih Lebar

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:04

Selengkapnya