Berita

Lokasi tanah sengketa Situ Cihuni, Tangerang, Banten/Ist

Nusantara

Punya Novum, Cihuni Mas Ajukan PK Atas Putusan Sengketa Tanah di Tangerang

SABTU, 22 JULI 2023 | 21:07 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

PT Cihuni Mas memutuskan mengambil langkah Peninjauan Kembali (PK) kedua atas putusan PK nomor 1284 PK/Pdt/2022 yang dimohonkan oleh Direktur Jenderal Sumber Daya Air, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Dirjen SDA Kementerian PUPR), terkait sengketa tanah di Situ Cihuni Tangerang, Banten, seluas 32,34 hektar.

Pengajuan PK ini karena adanya putusan yang bertentangan. Serta adanya alat bukti baru (novum) atau keadaan baru yang belum pernah menjadi alat bukti dalam persidangan sebelumnya.

"Dapat kami sampaikan bahwa terhadap putusan PK nomor 1284 PK/Pdt/2022, kami telah mengajukan PK kedua yang telah diterima permohonan dan memori PK-nya pada PN Tangerang tertanggal 27 Juni 2023," ujar kuasa hukum PT Cihuni Mas, Ali Oksy Murbiantoro dalam keterangannya, Sabtu (22/7).


Ali menegaskan, pihaknya keberatan dengan langkah Kementerian PUPR yang memasang plang di Situ Cihuni, lokasi yang masih menjadi sengketa.

Apalagi, sambungnya, pihaknya memiliki novum yang bisa meyakinkan hakim PK bahwa PT Cihuni Mas merupakan pemilik sah tanah di Situ Cihuni seluas 32,34 hektar.

"Ada lima novum yang kami sampaikan untuk meyakinkan hakim PK bahwa PT Cihuni Mas merupakan pemilik sah tanah di Situ Cihuni seluas 32,34 hektar," tandas Ali.

Adapun sengketa tanah Situ Cihuni Tangerang ini sudah berjalan cukup lama. Namun, PT Cihuni Mas selalu menang di dua pengadilan sebelumnya, yakni Pengadilan Negeri Tangerang tertanggal 27 November 2018 dan Pengadilan Tinggi Banten tertanggal 12 Juli 2019.

Pada tingkat PN Tangerang, hakim menyatakan PT Cihuni Mas merupakan pemilik sah atas sebidang tanah yang terletak di Desa  Cihuni, Kecamatan Pagedangan Legok, Kabupaten Tangerang atau dikenal dengan Situ Cihuni seluas 32,34 hektar.

Adapun batas-batas tanah tersebut adalah sebelah utara adalah jalan desa; sebelah timur adalah komplek Perumahan Gading serpong; sebelah selatan adalah komplek Perumahan Gading Serpong; dan sebelah barat adalah komplek Perumahan Gading Serpong.

Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

Tanpa Laboratorium Kuat, RI Hanya Jadi Pasar Teknologi Asing

Sabtu, 18 April 2026 | 00:13

Megawati-Dubes Jerman Bahas Geopolitik dan Antisipasi Krisis Global

Sabtu, 18 April 2026 | 00:01

Mahasiswa ITB Goyang Erika

Jumat, 17 April 2026 | 23:39

Kereta Api Bakal Hadir di Tanah Papua

Jumat, 17 April 2026 | 23:21

Industri Kosmetik dan Logistik Wajib Halal Oktober 2026

Jumat, 17 April 2026 | 23:01

Revisi UU Pemilu Rawan jadi Bancakan Parpol

Jumat, 17 April 2026 | 22:36

Pesan Prabowo di Dharma Santi 2026: Jaga Harmoni, Perkuat Persaudaraan

Jumat, 17 April 2026 | 22:14

Menkop: Prabowo Tegaskan Negara Hadir Atur Ekonomi Lewat Kopdes

Jumat, 17 April 2026 | 21:45

Dewas Didesak Gelar Perkara Laporan terhadap Jubir KPK

Jumat, 17 April 2026 | 21:35

YLBHI Diminta Kembali ke Khitah Bela Masyarakat Marginal

Jumat, 17 April 2026 | 21:20

Selengkapnya