Berita

Direktur Gerakan Perubahan, Muslim Arbi/RMOL

Politik

Ahok Dikabarkan Bakal Dirut Pertamina, Jokowi Mau Bikin Kerusuhan Jelang Pilpres?

JUMAT, 21 JULI 2023 | 22:11 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Kegaduhan hingga kerusuhan jelang Pilpres 2024 diprediksi akan terjadi jika Presiden Joko Widodo maupun Menteri BUMN, Erick Thohir mengangkat Komisaris Utama (Komut) PT Pertamina, Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok menjadi Direktur Utama (Dirut) Pertamina.

"Ahok ini sudah pernah dipenjara atas ulah dia saat sebagai Gubernur DKI. Anehnya kok masih digadang-gadang dengan jabatan empuk dan gaji besar di Pertamina sebagai Komut dan kini mau dijadikan sebagai Dirut Pertamina lagi," ujar Direktur Gerakan Perubahan, Muslim Arbi kepada Kantor Berita Politik RMOL, Jumat (21/7).

Padahal kata Muslim, masih banyak rakyat Indonesia lainnya yang dapat mengelola Pertamina. Sehingga, sangat dipertanyakan jika rezim Jokowi memberikan jabatan strategis kepada Ahok yang diyakini tidak memiliki prestasi di Pertamina.


"Ahok, manusia yang tidak punya prestasi selain bikin keonaran dan keributan saat menjabat, kok terus saja didorong-dorong dipromosikan jabat Dirut Pertamina? Apakah Erick dan Jokowi mau bikin lagi kerusuhan jelang pilpres saat ini dengan kegaduhan baru dengan menempatkan Ahok sebagai Dirut Pertamina?" jelas Muslim.

Menurut Muslim, publik mencurigai jika Ahok memiliki rahasia Jokowi. Sehingga, Erick mau mengambil hati Jokowi untuk menjadikan Ahok sebagai Dirut Pertamina menggantikan Nicke Widyawati.

"Publik bertanya, Ahok punya rahasia apa dengan Jokowi, sehingga Erick mau ambil hati Jokowi untuk menjadikan Ahok sebagai Dirut Pertamina menggantikan Nicke Widyawati?" pungkas Muslim.

Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

Rektor UGM Bikin Bingung, Jokowi Lulus Dua Kali?

Rabu, 28 Januari 2026 | 22:51

KPK Amankan Dokumen dan BBE saat Geledah Kantor Dinas Perkim Pemkot Madiun

Rabu, 28 Januari 2026 | 11:15

UPDATE

TNI AU Bersama RCAF Kupas Konsep Keselamatan Penerbang

Rabu, 04 Februari 2026 | 02:04

Jokowi Dianggap Justru Bikin Pengaruh Buruk Bagi PSI

Rabu, 04 Februari 2026 | 01:45

Besok Jumat Pandji Diperiksa Polisi soal Materi Mens Rea

Rabu, 04 Februari 2026 | 01:28

Penguatan Bawaslu dan KPU Mendesak untuk Pemilu 2029

Rabu, 04 Februari 2026 | 01:17

Musorprov Ke-XIII KONI DKI Diharapkan Berjalan Tertib dan Lancar

Rabu, 04 Februari 2026 | 00:56

Polisi Tetapkan Empat Tersangka Penganiaya Banser, Termasuk Habib Bahar

Rabu, 04 Februari 2026 | 00:41

DPR Minta KKP Bantu VMS ke Nelayan Demi Genjot PNBP

Rabu, 04 Februari 2026 | 00:17

Kejagung Harus Usut Tuntas Tipihut Era Siti Nurbaya

Selasa, 03 Februari 2026 | 23:49

Begini Alur Terbitnya Red Notice Riza Chalid dari Interpol

Selasa, 03 Februari 2026 | 23:25

Penerapan Notaris Siber Tak Optimal Gegara Terganjal Regulasi

Selasa, 03 Februari 2026 | 23:11

Selengkapnya