Berita

Airlangga Hartarto dan Luhut Binsar Pandjaitan/Ist

Politik

Luhut Sarankan Airlangga Tak Maju Pilpres 2024

Bagaimana Nasib Hasil Munas dan Rekomendasi Dewan Pakar Golkar?

JUMAT, 21 JULI 2023 | 21:53 WIB | LAPORAN: ACHMAD RIZAL

Ketua Dewan Penasehat Partai Golkar, Luhut Binsar Pandjaitan, meminta Airlangga Hartarto tidak memaksakan diri maju sebagai sebagai calon presiden ataupun calon wakil presiden pada Pilpres 2024.

Pernyataan Luhut yang juga Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi itu disampaikan saat diwawancarai dalam Talk Show Rosi, di Kompas TV, dikutip Jumat (21/7).

Dia mengaku pesimistis dengan perolehan kursi Partai Golkar pada Pemilu 2024. "Sekarang 85 atau 86 kursi, bisa gak dipertahankan? Harus realistis,” tegas Luhut.


Menurut dia, memaksakan Ketua Umum Partai Golkar, Airlangga Hartarto, jadi Capres atau Cawapres bisa merugikan partai. Ia mengaku, partai berlambang pohon beringin itu harus membuat strategi baru menghadapi Pemilu 2024.

Masih menurut Luhut, kalau tidak bisa jadi calon presiden, tidak bisa jadi calon wakil presiden, kan masih ada yang lain yang bisa dibenahi.

Pernyataan Luhut itu berseberangan dengan rekomendasi Dewan Pakar Partai Golkar, sebagai hasil rapat pleno beberapa waktu lalu.

Dewan Pakar justru merekomendasikan Airlangga Hartarto segera mendeklarasikan diri sebagai bakal calon presiden 2024.

Bahkan, Dewan Pakar juga merekomendasikan Airlangga membentuk poros baru, agar memudahkan mendapat tiket di Pilpres 2024.

Anggota Dewan Pakar, Ridwan Hisjam, mengaku siap menjadi panglima pemenangan, jika Airlangga Hartarto mendeklarasikan diri sebagai calon presiden 2024.

"Kalau Airlangga maju, Capres, kita akan fight,” tutur Ridwan Hisjam, Selasa (18/7).

“Kecintaan saya terhadap Partai Golkar tidak pernah goyang sama sekali. Saya tidak pernah kemana-mana, juga kecintaan saya kepada ketua umum (Airlangga Hartarto). Karena saya satu korps sama Pak Airlangga, di persatuan Insinyur,” terang Ridwan.

Seperti diketahui, pencapresan Airlangga sudah diputuskan dalam Musyawarah Nasional (Munas) Partai Golkar pada 2019.

Keputusan Munas 2019 itu dikuatkan lagi dalam keputusan Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) 2020, yang menyatakan Airlangga Hartarto sebagai Capres dari partai bernomor urut 4 itu.

Populer

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

UPDATE

Memutus Urat Nadi Korupsi

Minggu, 30 Agustus 2026 | 23:54

Festival Layanan AHU Berdampak 2026 Hadirkan Edukasi ke Masyarakat, Ini Lengkapnya

Minggu, 30 Agustus 2026 | 23:24

Gus Yusuf Legawa Sikapi Dinamika Muktamar ke-35 NU

Minggu, 30 Agustus 2026 | 22:49

Mendesak Para Kiai Sepuh Turun Tangan Meredam Suhu Panas Muktamar NU

Minggu, 30 Agustus 2026 | 22:33

Jalan Sehat jadi Cara Hanura Kalsel Konsolidasikan Pemilu 2029

Minggu, 30 Agustus 2026 | 22:15

Profil 9 Ulama AHWA Muktamar NU: Sosok Kharismatik Penentu Rais Aam PBNU

Minggu, 30 Agustus 2026 | 21:45

TikTok dan Tokped Digugat Class Action Rp1,2 Triliun

Minggu, 30 Agustus 2026 | 21:11

Ini 9 Ulama AHWA Terpilih Muktamar ke-35 NU, Suara Mbah Yai Da Paling Tinggi

Minggu, 30 Agustus 2026 | 20:46

Dikawal DPR, Tagihan Rp158 Miliar PT Pos Akhirnya Dibayar Kemensos

Minggu, 30 Agustus 2026 | 20:04

Kiai Rembang Cium 'Hidden Agenda' Penjegalan Caketum PBNU

Minggu, 30 Agustus 2026 | 19:56

Selengkapnya