Berita

Marlene Schiappa/Net

Dunia

Macron Pecat Menteri Wanita Prancis yang Pernah Jadi Model Playboy atas Dugaan Penggelapan Dana

JUMAT, 21 JULI 2023 | 17:11 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Setelah menjabat lebih dari enam tahun, Sekretaris Negara Bidang Ekonomi Sosial Solidaritas dan Kehidupan Asosiatif Prancis, Marlene Schiappa, meninggalkan jabatannya di tengah kontroversi atas dugaan salah urus dana publik yang diciptakan untuk melawan ekstremisme.

Schiappa, yang menjadi berita utama pada bulan April, setelah berpose untuk sampul majalah Playboy edisi Prancis, mengetahui pemecatannya selama panggilan telepon dengan Presiden Emmanuel Macron pada Kamis sore (20/7).

“Kami berbicara lama sekali, sekitar tiga puluh menit,” katanya kepada Le Monde.


“Dia (Macron) berterima kasih kepada saya atas komitmen saya yang tidak pernah gagal selama tujuh tahun terakhir," ujarnya.

Penampilan di majalah Playboy non-telanjang mantan menteri kesetaraan itu, terbukti populer di kalangan publik Prancis, tetapi menuai kritik dari kolega dan lawan.

Perdana Menteri Elisabeth Borne menegur keputusan Schiappa untuk memberikan wawancara ke majalah pria tersebut, menyebutnya sama sekali tidak pantas.

Baru-baru ini, Schiappa terlibat dalam skandal Marianne Fund, yang dia bantu dirikan setelah kasus pemenggalan guru sekolah di Paris tahun 2020, Samuel Paty.

Investigasi media oleh majalah Marianne dan televisi France 2 menuduh Schiappa mengalihkan lebih dari 2 juta euro uang publik kepada orang-orang yang memiliki hubungan pribadi dengannya.

Politisi oposisi juga mendesaknya untuk mengundurkan diri setelah Kantor Kejaksaan Keuangan Nasional membuka penyelidikan atas beberapa dugaan pelanggaran, termasuk pengadaan dana publik.

Schiappa membantah semua tuduhan, menolak klaim tersebut sebagai fitnah sambil mengancam akan mengajukan kasus pencemaran nama baik terhadap semua orang yang membuat tuduhan palsu.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Lie Putra Setiawan, Mantan Jaksa KPK Dipercaya Pimpin Kejari Blitar

Selasa, 13 Januari 2026 | 00:04

Pemangkasan Produksi Batu Bara Tak Boleh Ganggu Pasokan Pembangkit Listrik

Selasa, 13 Januari 2026 | 00:00

Jaksa Agung Mutasi 19 Kajari, Ini Daftarnya

Senin, 12 Januari 2026 | 23:31

RDMP Balikpapan Langkah Taktis Perkuat Kemandirian dan Ketahanan Energi Nasional

Senin, 12 Januari 2026 | 23:23

Eggi Sudjana-Damai Hari Lubis Ajukan Restorative Justice

Senin, 12 Januari 2026 | 23:21

Polri dan TNI Harus Bersih dari Anasir Politik Praktis!

Senin, 12 Januari 2026 | 23:07

Ngerinya Gaya Korupsi Kuota Haji

Senin, 12 Januari 2026 | 23:00

Wakapolri Tinjau Pembangunan SMA KTB Persiapkan Kader Bangsa

Senin, 12 Januari 2026 | 22:44

Megawati: Kritik ke Pemerintah harus Berbasis Data, Bukan Emosi

Senin, 12 Januari 2026 | 22:20

Warga Malaysia Ramai-Ramai Jadi WN Singapura

Senin, 12 Januari 2026 | 22:08

Selengkapnya