Berita

Presiden Republik Kirgistan Sadyr Japarov dan Presiden Rusia, Vladimir Putin/Net

Dunia

Kirgistan Bantah Bantu Rusia Hadapi Sanksi Barat

JUMAT, 21 JULI 2023 | 15:34 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Bantahan keras dikeluarkan Kirgistan setelah dituduh membantu Rusia menghindari sanksi Barat.

Dalam sebuah pernyataan, Badan Keamanan Kirgistan menegaskan  pihaknya tidak pernah melanggar ketentuan sanksi yang dijatuhkan atas Invasi Rusia di Ukraina.

"Baik badan pemerintah Kirgistan maupun struktur dan perusahaan negara tidak terlibat atas sanksi yang diberlakukan AS dan negara-negara Barat terhadap Rusia," bunyi pernyataan tersebut seperti dimuat The Defense Post pada Jumat (21/7).


Kendati demikian, Badan Keamanan juga tidak mengesampingkan adanya kemungkinan keterlibatan swasta dalam pelanggaran sanksi tersebut.

"Ada kemungkinan keterlibatan pihak swasta. Tetapi mungkin mereka tidak mengetahui siapa konsumen akhir dan pengguna produk yang dipasok mereka," tambahnya.

Perdana Menteri Kyrgyzstan, Akylbek Zhaparov, berjanji akan memastikan bahwa barang yang dikirim keluar tidak akan sampai ke wilayah sanksi.

"Langkah-langkah akan diambil agar barang-barang yang terkena sanksi tidak melintasi perbatasan kami dan, terlebih lagi, tidak pergi ke tempat yang terkena sanksi (Rusia)," ujarnya.

Kirgistan yang memiliki hubungan politik, ekonomi, dan militer yang erat dengan Rusia, diduga telah mengekspor komponen elektronik dwiguna yang dapat digunakan Moskow untuk keperluan militer.

Baru-baru ini, media lokal juga melaporkan bahwa 14 model drone China yang digunakan untuk pertanian telah disita di dekat perbatasan Kyrgyzstan dan diklaim akan dibawa menuju Rusia.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Keterlambatan Klarifikasi Eggi Sudjana Memicu Fitnah Publik

Kamis, 15 Januari 2026 | 02:10

DPRD DKI Sahkan Dua Ranperda

Kamis, 15 Januari 2026 | 02:05

Tak Ada Kompromi dengan Jokowi Sebelum Ijazah Palsu Terbongkar

Kamis, 15 Januari 2026 | 01:37

Pernyataan Oegroseno soal Ijazah Jokowi Bukan Keterangan Sembarangan

Kamis, 15 Januari 2026 | 01:22

Bongkar Tiang Monorel

Kamis, 15 Januari 2026 | 01:00

Gus Yaqut, dari Sinar Gemilang hingga Berlabel Tersangka

Kamis, 15 Januari 2026 | 00:44

IPC Terminal Peti Kemas Bukukan Kinerja 3,6 Juta TEUs

Kamis, 15 Januari 2026 | 00:34

Jokowi vs Anies: Operasi Pengalihan Isu, Politik Penghancuran Karakter, dan Kebuntuan Narasi Ijazah

Kamis, 15 Januari 2026 | 00:03

Eggi Sudjana dan Jokowi Saling Puji Hebat

Rabu, 14 Januari 2026 | 23:41

Ketidakpastian Hukum di Sektor Energi Jadi Ancaman Nyata bagi Keuangan Negara

Rabu, 14 Januari 2026 | 23:39

Selengkapnya