Berita

Rudal AMRAAM/Net

Dunia

AS Sepakat Jual Rudal AMRAAM ke Jerman

JUMAT, 21 JULI 2023 | 11:50 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Amerika Serikat (AS) akan menjual rudal udara-ke-udara, Advanced Medium Range Air-to-Air Missiles (AMRAAM), ke Jerman dengan kesepakatan senilai 2,9 miliar dolar AS.

Departemen Luar Negeri AS dilaporkan telah menyetujui penjualan tersebut. Sementara Badan Kerjasama Keamanan Pertahanan Pentagon pada Rabu (19/7) mengatakan telah memberi tahu Kongres terkait persetujuan tersebut.

"Penjualan itu akan meningkatkan keamanan nasional dan kebijakan luar negeri AS dengan meningkatkan keamanan sekutu Pakta Pertahanan Atlantik Utara (NATO) yang merupakan kekuatan penting bagi stabilitas politik dan ekonomi di Eropa," kata badan tersebut, seperti dimuat Reuters.


Rilis tersebut juga mencatat bahwa perjanjian tersebut akan meningkatkan kemampuan Jerman untuk memenuhi ancaman saat ini dan masa depan dengan memastikan mereka memiliki amunisi udara-ke-udara yang modern dan mumpuni.

Nantinya, Berlin akan menerima 969 AIM-120C-8 Advanced Medium Range Air-to-Air Missiles (AMRAAM) dan peralatan terkait.

Pemerintahan Joe Biden telah menyetujui sejumlah kesepakatan senjata besar dengan sekutu Eropa dalam sebulan terakhir di tengah perang Rusia di Ukraina.

Di antaranya adalah kemungkinan kesepakatan senilai 605 juta dolar AS untuk menjual 250 AMRAAM ke Swedia. Penjualan itu diumumkan pada 7 Juli.

Pada hari yang sama, Pentagon juga mengungkapkan kesepakatan senilai 203 juta dolar AS untuk menjual rudal Prancis Hellfire.

Pada 30 Juni, pejabat pertahanan mengatakan Departemen Luar Negeri telah menyetujui kesepakatan potensial senilai 105 juta dolar AS untuk memodernisasi 32 jet tempur F-16 untuk Rumania.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Periksa Faisal Assegaf dalam Kasus Dugaan Suap Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:56

UPDATE

JK Menjelma Imam Besar Bagi Kelompok di Luar Kekuasaan

Rabu, 08 April 2026 | 10:17

KPK Benarkan Panggil Pengusaha Rokok Haji Her, Tapi Mangkir dari Pemeriksaan

Rabu, 08 April 2026 | 10:02

Komisi X DPR Tekankan Kesejahteraan Guru dalam Revisi RUU Sisdiknas

Rabu, 08 April 2026 | 10:00

Iran Sebut Trump Setuju Penuhi 10 Syarat Gencatan Senjata

Rabu, 08 April 2026 | 09:56

IHSG Balik ke Level 7.000-an, Rupiah Menguat Usai Tersungkur ke Rekor Terendah

Rabu, 08 April 2026 | 09:54

Akselerasi Penyehatan, Adhi Karya Lakukan "Bersih-Bersih" Neraca

Rabu, 08 April 2026 | 09:40

Manuver JK Tak Perlu Dikhawatirkan

Rabu, 08 April 2026 | 09:33

Imparsial: Sudah Mendesak Dilakukan Revisi UU Peradilan Militer

Rabu, 08 April 2026 | 09:32

Berkas Kasus Penyiraman Air Keras Andrie Yunus Dilimpahkan ke Oditurat Militer

Rabu, 08 April 2026 | 09:21

KPK Soroti Dugaan Aliran Fasilitas ke Faisal Assegaf

Rabu, 08 April 2026 | 09:04

Selengkapnya