Berita

Bakal calon presiden dari Koalisi Kebangkitan Indonesia Raya (KKIR), Prabowo Subianto dan politisi PDIP Budiman Sudjatmiko/Net

Politik

Transfer Pemain Prabowo Belum Berhenti, yang Dulu Keras Sekarang Mendukung

JUMAT, 21 JULI 2023 | 07:05 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Bakal calon presiden dari Koalisi Kebangkitan Indonesia Raya (KKIR), Prabowo Subianto seperti ketiban durian runtuh. Beragam dukungan mengalir deras kepada Ketua Umum Partai Gerindra itu.

Bahkan teranyar, dukungan datang dari para lawan-lawan politiknya di Pilpres 2019 dan 2014. Seperti dua politisi PDI Perjuangan, Budiman Sudjatmiko dan Effendi Simbolon. Serta beberapa relawan pendukung Jokowi, mulai dari Jokowi Mania (Joman) yang tegas menyatakan dukungan ke Prabowo, hingga barisan Pro Jokowi (Projo) yang secara tersirat memberi pesan serupa ke publik.    

“Ngeri. No limit kelihatannya tim rekrutmen belakang layar Pak Prabowo ini. Transfer pemain baru kelihatannya belum akan berhenti, terus lanjut,” ujar Wasekjen DPP Partai Demokrat, Jansen Sitindaon lewat akun Twitter pribadinya, Kamis malam (20/7).


Aliran dukungan kepada Prabowo, kata Jansen, tidak bisa dipandang sebelah mata. Sebab, pihak-pihak yang dulu keras dengan mantan Danjen Kopassus itu bisa melunak bahkan memberi dukungan.

“Terlihat banyak teman-teman yang dulu jadi lawan keras di Pemilu lalu, baik di debat dan lapangan, sekarang balik mendukung Pak PS (Prabowo Subianto). Tinggal kita tunggu aja sekarang pujian teman-teman ini,” imbuhnya.

Terlepas dari itu, Jansen berpesan kepada seluruh teman-temannya yang sekarang sudah berada di Prabowo Subianto, untuk berkomitmen tinggi dalam menjaga pemilu yang bebas dan tanpa rasa takut.

“Tak usahlah kita mainkan politik jegal-jegalan. Biarkan saja semua yang punya peluang untuk maju, biar nanti suara rakyat yang menentukan siapa yang menang dan terpilih,” tutupnya.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Usai Dilantik, Jumhur Tegaskan Status Hukum Bersih dari Vonis 10 Bulan

Senin, 27 April 2026 | 21:08

UPDATE

AS dan Iran Kembali Saling Serang

Selasa, 05 Mei 2026 | 12:02

Rupiah Melemah Tajam ke Rp17.400, BI Soroti Tekanan Global

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:40

Ekonomi RI Tumbuh 5,61 Persen di Kuartal I-2026, Tertinggi Sejak Pandemi Covid-19

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:32

Harga Minyak Melonjak Meski OPEC+ Berencana Tambah Produksi

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:22

Polri Larang Anggota Live Streaming Saat Berdinas

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:18

Kenaikan HET MinyaKita Picu Harga Lewati Batas Wajar

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:09

Prabowo Minta Kampus Bantu Pemda Atasi Masalah Sampah hingga Tata Kota

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:09

Penyelidikan Korupsi Lahan Whoosh Mandek, KPK Akui Beban Perkara Menumpuk

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:08

Aktivis HAM Tak Perlu Disertifikasi

Selasa, 05 Mei 2026 | 10:40

Dubes Perempuan RI Baru Sekitar 10 Persen, Jauh dari Target 30 Persen

Selasa, 05 Mei 2026 | 10:40

Selengkapnya