Berita

Negara-negara peserta KTT UE-CELAG 2023/Net

Dunia

Hubungan Rusia-Amerika Latin Kuat, Tidak Tergoyahkan oleh Campur Tangan Pihak Luar

JUMAT, 21 JULI 2023 | 02:32 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Hubungan Rusia dengan negara-negara Amerika Latin akan tetap kuat dan siapa pun tidak bisa mengganggu atau merusaknya.

Moskow sangat menyadari, ada banyak pihak ingin Rusia berselisih dengan negara-negara itu. Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Rusia Maria Zakharova mengatakan dalam sebuah pengarahan pada Kamis (20/7) bahwa harapan seperti itu sia-sia karena sejauh ini hubungan antar negara itu justru semakin kuat.

Pernyataan itu muncul untuk mengomentari pertemuan puncak antara Uni Eropa dan Komunitas Negara Amerika Latin dan Karibia (CELAC) atau di Brussel baru-baru ini, di mana ada suara-suara yang menyampaikan kekhawatirannya bahwa pertemuan itu bisa jadi untuk mempengaruhi sikap negara-negara Latin kepada Rusia.


"Sejauh menyangkut hubungan antara Rusia dan Amerika Latin, mereka yang berharap untuk menabur perselisihan di antara kami, belum berhasil, dan tidak akan berhasil. Kami berbagi tradisi timbal balik yang baik, kesiapan untuk interaksi yang setara dan dialog yang saling menguntungkan berdasarkan norma-norma hukum internasional yang diakui secara universal, pertama-tama, saling menghormati, mempertimbangkan kepentingan satu sama lain dan pemahaman tentang realitas dunia modern, dan semua ini hanya akan diperkuat," tegas Zakharova.

Ia menyadari KTT UE-CELAC akan dimanfaatkan UE untuk mencoba secara terbuka mendikte negara-negara CELAC tentang apa yang harus dilakukan.

"Anggota UE telah secara terbuka mencoba merusak hubungan Rusia dengan Amerika Latin, yang dengannya kami terhubung selama beberapa dekade persahabatan, kedekatan budaya, dan kerja sama yang saling menguntungkan," ujar Zakharova, seperti dikutip dari TASS.

Barat menggunakan KTT UE-CELAC bukan untuk membahas jalan keluar dari krisis Ukraina, tetapi untuk memaksakan sudut pandang Barat terhadap negara-negara Amerika Latin dengan tujuan memecah belah dan menciptakan kesulitan dalam komunikasi antara Rusia dan Amerika Latin.

KTT EU-CELAC diadakan di Brussel pada 17-18 Juli. Menurut sumber-sumber diplomatik dan media massa Eropa, para pemimpin Uni Eropa bermaksud untuk mengundang Presiden Ukraina Vladimir Zelensky ke KTT tersebut dan menyiapkan draf deklarasi akhir dengan sebagian besar dikhususkan untuk Ukraina.

Namun, negara-negara Amerika Latin itu menolak mengundang Zelensky dan meminta undangan itu dibatalkan.

Pembatalan kunjungan Zelensky dikonfirmasi pada akhir pekan oleh Presiden Dewan Eropa Charles Michel.

Populer

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Cek Siaran Langsung Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026

Selasa, 22 September 2026 | 02:21

DPRD DKI Apresiasi Kebijakan Penutupan TPS Ilegal

Selasa, 22 September 2026 | 02:01

Indonesia Rebut 7 Medali di Aichi-Nagoya

Selasa, 22 September 2026 | 01:42

Ditjen AHU Perkuat Pengawasan Korporasi

Selasa, 22 September 2026 | 01:23

Wamendagri Ribka Haluk Berduka Tiga ASN Jadi Korban KKB

Selasa, 22 September 2026 | 01:01

Hasil Audit BPK Ditunggu dalam Kasus Toba Pulp Lestari

Selasa, 22 September 2026 | 00:37

Tiga Bulan Nganggur, Karyawan De Club Arjuna Geruduk Balai Kota

Selasa, 22 September 2026 | 00:26

Kejagung Periksa Dirut PT Migas Kota Bekasi terkait Dugaan Korupsi KSO

Selasa, 22 September 2026 | 00:01

80 Negara Siap Hadapi Wajib Sertifikasi Halal

Senin, 21 September 2026 | 23:47

KPK Harus Periksa Nusron Wahid demi Kepastian Hukum

Senin, 21 September 2026 | 23:31

Selengkapnya