Berita

Konferensi pers usai pertemuan Prabowo Subianto dan Budiman Sudjatmiko, Selasa (18/7)/RMOL

Politik

Dukungan Budiman Sudjatmiko Potensi Ubah Persepsi Negatif Dugaan Pelanggaran HAM Prabowo

JUMAT, 21 JULI 2023 | 01:38 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Dukungan elite PDI Perjuangan Budiman Sudjatmiko ke Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto, disinyalir mengubah persepsi negatif yang mengemuka terkait dugaan pelanggaran hak asasi manusia (HAM) pada masa lalu.

Pengamat politik Citra Institute Efriza menilai, Budiman yang merupakan tokoh berperan pada reformasi Indonesia tahun 1998 bakal membalik isu yang beredar. Apalagi, antara Budiman dengan Prabowo punya hubungan yang tidak harmonis saat lahirnya reformasi.

"Tapi perubahan sikap dan pernyataan positif Budiman, menurunkan persepsi negatif terkait isu pelanggaran HAM Prabowo di masa lalu,” ujar Efriza kepada Kantor Berita Politik RMOL, Kamis (20/7).


Menurutnya, pernyataan Budiman yang menyebut Prabowo tokoh nasionalis dan yang bisa menghadirkan persatuan dan kesatuan di negeri ini adalah bentuk dukungan di Pilpres 2024.

β€œItu menunjukkan penilaian positif berkategori nilai A, nilai yang besar. Sebab selama ini, meski Prabowo tokoh dari kalangan militer yang semestinya dipersepsikan pemimpin yang akan menghadirkan persatuan dan kesatuan, nyatanya dua kali Pilpres selalu gagal akibat persepsi buruk itu terbangun,” tuturnya.

Oleh karena itu, Efriza menduga dukungan Budiman ke Prabowo memberikan dampak positif khususnya terkait isu pelanggaran HAM yang terjadi pada masa reformasi. Artinya, pernyataan Budiman adalah melepaskan kekhawatiran kebebasan masyarakat akan pudar jika dipimpin Prabowo.

"Tapi malah kenyamanan, keamanan, persatuan dan kesatuan layak diharapkan jika Prabowo memimpin negeri ini,” tambahnya.

Populer

Kematian Penjaga Rumah Febrie Harus Diusut Tuntas

Senin, 27 Juli 2026 | 19:53

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

15 Jeriken Bensin yang Menenggelamkan Jabatan Ayah

Senin, 27 Juli 2026 | 01:03

Dana Nasabah Rp2,58 Miliar Raib, BCA Digugat ke PN Jakpus

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:02

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

Terkejut Mantan Ajudan Jadi Tersangka KPK, Alexander Marwata Kenang Kinerja Dias

Kamis, 30 Juli 2026 | 11:52

UPDATE

Hubungan Industrial Harmonis Fondasi Penting Tingkatkan Kinerja Pelindo

Jumat, 07 Agustus 2026 | 05:45

Kemhan Renovasi Sekretariat LVRI dan Bedah Rumah Veteran di 19 Provinsi

Jumat, 07 Agustus 2026 | 05:22

Seribu Lebih Ponpes Kini Bisa Kelola Dapur MBG

Jumat, 07 Agustus 2026 | 04:45

Prabowo Kumpulkan Petinggi Militer

Jumat, 07 Agustus 2026 | 04:25

Polisi Tangkap Dua Orang Penghasut di Medsos terkait Pernyataan Prabowo soal Nuklir Iran

Jumat, 07 Agustus 2026 | 04:08

Pengusaha Nasional Didorong jadi Pilar Kedaulatan Ekonomi

Jumat, 07 Agustus 2026 | 03:55

IDCPC sebagai Instrumen Soft Power Diplomacy China

Jumat, 07 Agustus 2026 | 03:35

Rencana Purbaya Kuasai Saham Whoosh Sudah Sampai ke Pemerintah China

Jumat, 07 Agustus 2026 | 03:15

BGN Bidik Percepatan Pembangunan SPPG di Wilayah 3T

Jumat, 07 Agustus 2026 | 02:54

Perbankan Harus Beri Karpet Merah UMKM agar Naik Kelas

Jumat, 07 Agustus 2026 | 02:28

Selengkapnya