Komunikolog politik dan hukum nasional, Tamil Selvan/Net
Komunikolog politik dan hukum nasional, Tamil Selvan/Net
Komunikolog politik dan hukum nasional, Tamil Selvan menganggap, Sema No 2/2023 itu bertolak belakang dengan UU No 1/1974 Tentang perkawinan dan hal ini dinilai sebagai kemunduran lembaga penegak hukum dalam memaknai asas sosiologis masyarakat.
Tamil menjelaskan bahwa klausul Pasal 2 Ayat 1 dan Pasal 8 Huruf F yang dikutip Mahkamah Agung secara jelas tidak melarang perkawinan beda agama selama agama atau kepercayaan tersebut tidak melarang, maka keputusan MA untuk melarang perkawinan beda agama jelas melangkahi Undang-undang yang dijadikannya sebagai landasan SEMA Tersebut.
Populer
Senin, 21 September 2026 | 03:25
Minggu, 20 September 2026 | 14:18
Selasa, 15 September 2026 | 13:16
Minggu, 20 September 2026 | 18:58
Sabtu, 12 September 2026 | 06:08
Minggu, 13 September 2026 | 17:39
Minggu, 20 September 2026 | 05:26
UPDATE
Selasa, 22 September 2026 | 22:15
Selasa, 22 September 2026 | 21:51
Selasa, 22 September 2026 | 21:21
Selasa, 22 September 2026 | 21:21
Selasa, 22 September 2026 | 21:12
Selasa, 22 September 2026 | 21:07
Selasa, 22 September 2026 | 20:54
Selasa, 22 September 2026 | 20:36
Selasa, 22 September 2026 | 20:18
Selasa, 22 September 2026 | 19:59