Berita

Proses penjamasan pusaka di Kabupaten Batang, Jawa Tengah/RMOLJateng

Nusantara

Malam 1 Suro, Pemkab Batang Jamas 70 Pusaka

KAMIS, 20 JULI 2023 | 01:55 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Ritual penjamasan 70 pusaka berlangsung di Pendopo Kabupaten Batang pada Rabu malam (19/7). Penjamasan itu merupakan bagian dari rangkaian perayaan tahun baru Islam atau dalam istilah Jawa malam 1 Suro.

Adapun pusaka yang dijamas yaitu 55 tombak, 14 keris, dan 1 pedang. Puncak penjamasan adalah pusaka tombak Abirawa yang menjadi simbol Kabupaten Batang.

Sebelum ritual penjamasan, 70 pusaka itu dikirab keliling terlebih dahulu. Kirab diawali penyerahan tombak Abirawa kepada Penjabat (Pj) Bupati Batang Lani Dwi Rejeki. Lalu diserahterimakan kepada lurah kirab yaitu Kepala Disdikbud Batang Bambang Suryantoro.


Kemudian diserahkan kembali kepada Parogo sebagai tanda mulainya kirab. Puluhan pusaka dikirab sesepuh adat atau ahli waris.

"Ini dilakukan setahun sekali setiap malam satu suro, jadi semua pusaka milik Pemkab Batang termasuk tombak abirawa, totalnya ada kurang lebih 70 pusaka," kata Pj Bupati Batang, Lani Dwi Rejeki, dikutip Kantor Berita RMOLJateng, Rabu (19/7).

Tujuan kirab dan jamasan pusaka untuk menjaga budaya dan melestarikan warisan leluhur.

Sementara itu, Kepala Disdikbud Batang, Bambang Suryantoro Sudibyo mengatakan, penjamasan keris sudah dilakukan sejak Selasa (18/7). Untuk penjamasan tombak Abirawa dilakukan di pendopo Kabupaten Batang.

"Logikanya kan kalau tidak dibersihkan neyeng dan lain-lain, di samping itu mengajari kepada anak kita bahwa bangsa Indonesia itu punya budaya yang sangat tinggi," tuturnya.

Setelah kirab dan penjamasan, Pemkab Batang juga menggelar wayang kulit dengan lakon Pandawa Sukur. Pagelaran wayang kulit juga ditayangkan live melalui YouTube.

Populer

10.060 Jemaah Umrah Telah Kembali ke Tanah Air

Kamis, 05 Maret 2026 | 09:09

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

Fahira Idris Dukung Pelarangan Medsos Buat Anak di Bawah 16 Tahun

Minggu, 08 Maret 2026 | 01:58

UPDATE

Koperasi Berbasis Masjid Diharap Bangkitkan Ekonomi Lokal

Sabtu, 14 Maret 2026 | 18:02

Ramadan Momentum Menguatkan Solidaritas Sosial

Sabtu, 14 Maret 2026 | 17:44

Gerebek Rokok Ilegal Tanpa Tersangka, PB HMI Minta Dirjen Bea Cukai Dievaluasi

Sabtu, 14 Maret 2026 | 17:21

Mudik Arah Timur, Wakapolri: Ada Peningkatan Volume Kendaraan Tapi Lancar

Sabtu, 14 Maret 2026 | 17:08

Rencana Libatkan TNI Berantas Terorisme Kaburkan Fungsi Keamanan dan Pertahanan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 16:46

Purbaya: Ramalan Ekonomi RI Hancur di TikTok dan YouTube Tak Lihat Data

Sabtu, 14 Maret 2026 | 16:21

KPK Tetapkan 2 Tersangka OTT di Cilacap

Sabtu, 14 Maret 2026 | 15:58

Komisi III DPR Minta Negara Tanggung Penuh Biaya Pengobatan Aktivis KontraS

Sabtu, 14 Maret 2026 | 14:38

AS Pastikan Harga Minyak Dunia Tak akan Tembus 200 Dolar per Barel

Sabtu, 14 Maret 2026 | 13:55

Amerika Salah Perhitungan dalam Perang Melawan Iran

Sabtu, 14 Maret 2026 | 13:43

Selengkapnya