Berita

Travis King/Net

Dunia

Tentara AS Kabur ke Korea Utara Lewat Perbatasan Korea Selatan

KAMIS, 20 JULI 2023 | 01:12 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Seorang tentara Amerika Serikat (AS) dilaporkan kabur ke Korea Utara ketika mengikuti tur di desa perbatasan Panmunjom, Korea Selatan pada Selasa (19/7).

Ia adalah Travis King, seorang prajurit kelas 2 berusia 23 tahun. Travis bertugas di Angkatan Darat AS sejak Januari 2021. Ia anggota pengintai kavaleri yang awalnya ditugaskan di bagian Divisi Lapis Baja ke-1 dalam rotasi dengan pasukan militer AS di Korea Selatan.

Menurut BBC pada Rabu (19/7), Menteri Pertahanan AS Lloyd Austin mengonfirmasi bahwa seorang prajuritnya dengan sengaja melintasi perbatasan antar-Korea tanpa izin.


“Kami sangat awal dalam kasus ini, jadi masih banyak yang kami coba pelajari tetapi yang kami tahu adalah bahwa salah satu anggota kami yang melakukan tur dengan sengaja dan tanpa izin melewati garis demarkasi militer," kata Austin.

Austin juga menyebut perhatian utama Pentagon sepenuhnya untuk keselamatan Travis.

“Kami memantau dan menyelidiki situasi dengan cermat dan bekerja untuk memberi tahu kerabat terdekat tentara dan terlibat untuk menangani insiden ini,” tambahnya.

Sebelum kabur, Travis sempat ditahan di Korea Selatan dengan tuduhan penyerangan. Ia dibebaskan pada 10 Juli dan dijadwalkan untuk dipulangkan ke Fort Bliss, Texas pada Senin (16/7), di mana ia kemungkinan menghadapi tindakan disipliner berupa pemecatan.

Dia dikawal sampai ke imigrasi di Bandara Incheon. Namun ia tampaknya berhasil mengecoh penjagaan dan kabur ke perbatasan yang berjarak sekitar 54 kilometer.

Sejauh ini belum diketahui bagaimana dia menghabiskan berjam-jam sampai bergabung dengan tur Panmunjom dan berlari melintasi perbatasan ke Korea Utara pada Selasa sore.

Panmunjom sendiri terletak di dalam Zona Demiliterisasi (DMZ) sepanjang 248 kilometer. Wilayah ini telah diawasi bersama oleh Komando PBB dan Korea Utara sejak didirikan pada akhir Perang Korea.

Populer

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

Prabowo Berpeluang Digeruduk Demo Besar Usai Lebaran

Rabu, 11 Maret 2026 | 06:46

Fahira Idris Dukung Pelarangan Medsos Buat Anak di Bawah 16 Tahun

Minggu, 08 Maret 2026 | 01:58

Golkar Berduka, Putri Akbar Tandjung Wafat

Rabu, 11 Maret 2026 | 15:27

UPDATE

Forum IPEM 2026 Momentum Penting Perkuat Diplomasi Energi

Kamis, 19 Maret 2026 | 00:08

Polres Metro Tangerang Kota Ungkap 14 Kasus Curas Sepanjang Ramadan

Rabu, 18 Maret 2026 | 23:45

Negara Bisa Menjadi Totaliter Lewat Teror dan Teknologi

Rabu, 18 Maret 2026 | 23:28

Pengungkapan Pelaku Teror Air Keras Bukti Ketegasan Prabowo

Rabu, 18 Maret 2026 | 23:10

YLBHI: Ada Pola Teror Berulang terhadap Aktivis hingga Jurnalis

Rabu, 18 Maret 2026 | 22:51

Observatorium Bosscha: Hilal 1 Syawal Tipis di Ufuk Barat

Rabu, 18 Maret 2026 | 22:32

TNI-Polri Harus Kompak Bongkar Teror Air Keras Aktivis KontraS

Rabu, 18 Maret 2026 | 22:10

Umat Hindu Semarang Gelar Tawur Agung Kesanga Sambut Nyepi Saka 1948

Rabu, 18 Maret 2026 | 21:56

YLBHI Minta Kasus Air Keras Andrie KontraS Disidang di Peradilan Umum

Rabu, 18 Maret 2026 | 21:40

Kinerja Cepat Polri Ungkap Kasus Penyiraman Air Keras Tuai Apresiasi

Rabu, 18 Maret 2026 | 21:11

Selengkapnya