Berita

Warga Jalan Kebon Kacang 2, Tanah Abang, Jakarta Pusat bertekad mempertahankan lahan rumahnya/Ist

Nusantara

Resah Lahan Mereka akan Dicaplok, Warga Kebon Kacang: Kami Akan Mempertahankan hingga Titik Darah Penghabisan

KAMIS, 20 JULI 2023 | 00:21 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Keresahan tengah melanda ratusan warga Jalan Kebon Kacang 2, Tanah Abang, Jakarta Pusat. Keresahan ini dipicu oleh rencana Pengadilan Negeri Jakarta Pusat untuk melakukan peninjauan lapangan terhadap 90 rumah di lokasi itu pada Selasa kemarin (18/7).

Namun hingga pukul 13.00 WIB, rombongan dari PN Jakarta Pusat tak terlihat mendatangi lokasi, dengan alasan yang tidak jelas. Namun warga bertekad akan tetap menghadapi hingga jelas duduk masalahnya.

Pembina Forum Warga Kebon Kacang 2, Rustam Efendi mengatakan, gugatan atas lahan milik warga itu dilakukan seorang wanita berinisial S pada 2009.


Rustam yang juga Ketua RW 06 ini menambahkan, permasalahan ini mulai mencuat usai surat tanah S ini diganti pada 2009, dengan dugaan merekayasa tanda tangan warga yang seolah-olah warga memberi persetujuan ke S untuk mengganti surat tanahnya.

"Apapun ceritanya, kami tetap akan mempertahankan tanah kami hingga titik darah penghabisan," kata Rustam dalam keterangannya.

Pembina Forum lainnya, Anton RH menambahkan, lokasi yang ditempati sejak 1939 adalah tanah sah dari kakek nenek mereka.

"Setahu saya ini tanah Betawi yang diambil penjajah Belanda sebelum 1939. Kami akan tetap kokoh dalam memperjuangkan tanah kami," tegas Anton.

Dalam pertemuan kali ini turut dihadiri Muspika Tanah Abang, Ketua Forum Warga Kebon Kacang 2 Lutfiansyah (Ketua RT 007), M Robbi (Ketua RT 005), Rozalya (Ketua RT 011), dan jajaran pengurus forum lainnya.

Populer

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

UPDATE

Elite NU Harus Setop Jadikan Warga Nahdliyin Objek Politik Praktis

Rabu, 02 September 2026 | 01:48

Gus Alex Pernah Setor Pansus Haji DPR Lewat Teman Nusron Wahid, Segini Besarnya

Rabu, 02 September 2026 | 01:21

Raja Juli: Presiden Prabowo Pemimpin Tegas dalam Atasi Karhutla

Rabu, 02 September 2026 | 01:02

Setoran ke Ditjen Imigrasi Didalami KPK Lewat Pemeriksaan Staf KJRI Kuching

Rabu, 02 September 2026 | 00:47

Skema BLU Berisiko Tambah Beban Birokrasi Tata Kelola Sektor Energi

Rabu, 02 September 2026 | 00:23

Harga Pertamax Green 95 Disesuaikan dan Mulai Berlaku 2 September 2026

Rabu, 02 September 2026 | 00:01

Menko Polkam Ajak Seluruh Sektor Serius Tangkal DFK di Medsos

Selasa, 01 September 2026 | 23:40

BP Batam Pilih Tak Bergantung dengan APBN

Selasa, 01 September 2026 | 23:18

Lobi Fuad Hasan Masyhur Berujung Persetujuan Jokowi soal Tambahan Kuota Haji 2022

Selasa, 01 September 2026 | 23:15

Dua Tahun Kabinet Merah Putih, Sandiaga Uno Dinilai Layak Masuk Kabinet

Selasa, 01 September 2026 | 22:29

Selengkapnya