Berita

Pj Gubernur DKI Heru Budi

Nusantara

Pj Gubernur Minta Maaf PPDB DKI 2023 Banyak Kekurangan

SELASA, 18 JULI 2023 | 23:58 WIB | LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA

Penjabat (Pj) Gubernur DKI Jakarta Heru Budi Hartono meminta jajarannya agar mengevaluasi proses Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tahun 2023. Sebab, Heru mengakui sistem PPDB di Ibu Kota masih terdapat banyak kekurangan.

Hal itu diungkapkan Heru saat meninjau proses belajar-mengajar di SDN Duren Sawit 07 Pagi dan SDN Duren Sawit 08 Pagi Jakarta Timur.

"Saya minta evaluasi ke Wakil Kepala Dinas Pendidikan terhadap segala kekurangan yang masih ada pada masa PPDB kemarin," kata Heru kepada wartawan, Selasa 18 Juli 2023.


Heru menyampaikan permintaan maaf apabila belum memberikan pelayanan maksimal pada proses PPDB tahun ini. Dia akan mengupayaka agar ada perbaikan pelayanan PPDB di Jakarta pada tahun depan.

"Pasti ada kekurangan pasti ada pelayanan-pelayanan masih kurang dan tentunya saya mohon maaf dan ini akan dievaluasi untuk penyelenggaraan yang lebih baik di tahun depan," ujarnya.

Namun demikian, mantan Walikota Jakarta Utara itu menyebut secara keseluruhan sistem PPDB di seluruh sekolah di Jakarta sudah termasuk bagus.

"Tapi sejauh ini sih 80 persen bagus. Insya Allah ramah anak," ucap Heru.

Sementara itu, Heru mengakui terdapat 23 calon peserta didik baru yang sempat terkendala PPDB di Jakarta.

"Ya kurang lebih ada 23, tidak banyak sih, tapi memang ini menjadi evaluasi. Kita evaluasi tahun depan," tandasnya.

Populer

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

KPK Panggil Bos Rokok HS di Kasus Suap Cukai

Kamis, 02 April 2026 | 10:39

UPDATE

SBY Desak PBB Investigasi Gugurnya Prajurit TNI di Lebanon

Minggu, 05 April 2026 | 12:15

Bansos Kunci Redam Gejolak Jika BBM Naik

Minggu, 05 April 2026 | 11:34

Episode Ijazah Jokowi Tak Kunjung Usai

Minggu, 05 April 2026 | 11:20

Indonesia Jangan Diam Atas Kebijakan Kejam Israel

Minggu, 05 April 2026 | 11:08

KPK Buka Peluang Panggil Forkopimda di Skandal THR Cilacap

Minggu, 05 April 2026 | 10:31

Drone Iran Hantam Kompleks Pemerintahan dan Energi Kuwait

Minggu, 05 April 2026 | 10:20

Krisis Global Momentum Perkuat Kemandirian Pangan Nasional

Minggu, 05 April 2026 | 10:14

UU Hukuman Mati Israel untuk Tahanan Palestina Mengarah ke Genosida

Minggu, 05 April 2026 | 09:43

Trump Ancam Iran Buka Selat Hormuz dalam 48 Jam atau Hadapi Konsekuensi

Minggu, 05 April 2026 | 09:33

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Selengkapnya