Berita

Ribuan orang di Italia menandatangani petisi yang menyerukan pembebasan Patrick Zaki, aktivis dan peneliti hak asasi/Net

Dunia

Gara-gara Artikel, Mesir Penjarakan Peneliti Hak Asasi Patrick Zaki

SELASA, 18 JULI 2023 | 22:59 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Pengadilan Mesir pada selasa (18/7) menghukum peneliti hak asasi Patrick Zaki dengan hukuman tiga tahun penjara dalam kasus penyebaran berita palsu.

Pembela hak asasi manusia Hossam Bahgat, yang menjalankan Inisiatif Mesir untuk Hak Pribadi tempat Zaki bekerja, mengatakan tidak ada banding yang dapat diajukan terhadap hukuman atas artikel yang ditulisnya tentang kebebasan beragama.

Zaki sebelumnya menghabiskan 22 bulan dalam penahanan pra-sidang hingga Desember 2021, dan kembali ditahan pada Selasa setelah putusan pengadilan di Kota Mansoura.


Artikel yang ditulisnya pada 2020 menceritakan pengalamannya tentang diskriminasi sebagai anggota minoritas Kristen Koptik di negara itu, yang berjumlah sekitar 10-15 persen dari 105 juta penduduk Mesir.

Kasus berlarut-larut itu memicu kecaman internasional, khususnya di Italia tempat dia belajar di Universitas Bologna.

Zaki ditangkap pada tahun 2020, saat kembali mengunjungi keluarga, dengan tuduhan menyebarkan berita palsu, membahayakan keamanan nasional, dan hasutan untuk menggulingkan negara.

Amnesty International, dalam sebuah pernyataan yang dirilis Selasa di Italia, menyebut keputusan itu sebagai putusan yang memalukan.

Pembela HAM mengatakan Zaki telah dipukuli dan disiksa dengan aliran listrik selama penahanannya.

Ribuan orang di Italia menandatangani petisi yang menyerukan pembebasan Zaki. Pada 2021, senat negara itu memberikan suara untuk memberinya kewarganegaraan Italia.

Hubungan antara Kairo dan Roma sebelumnya tegang akibat pembunuhan kandidat PhD Italia Giulio Regeni di Mesir pada 2016. Mahasiswa Universitas Cambridge itu sedang mempelajari sejarah serikat pekerja, salah satu dari banyak mata pelajaran yang dianggap sensitif oleh otoritas Mesir.

Mayat Regeni ditemukan dibuang di pinggiran Kairo dengan tanda-tanda penyiksaan, beberapa hari setelah dia hilang pada peringatan kelima pemberontakan 25 Januari. Pembunuhannya memicu kekhawatiran atas kebebasan akademik di Mesir.

Mesir berada di peringkat terendah Indeks Kebebasan Akademik, dengan setidaknya selusin peneliti di penjara karena pekerjaan mereka, menurut Asosiasi Kebebasan Berpikir dan Berekspresi.

Tahun lalu, Mesir menerima kritik atas kematian ekonom Ayman Hadhoud dalam tahanan negara, setelah polisi membantah menghilangkannya secara paksa.

Kairo juga kerap menerima kritik akibat catatan hak asasi manusianya, di mana puluhan ribu tahanan politik, termasuk jurnalis, pengacara, anggota serikat pekerja dan seniman dijebloskan ke penjara, menurut kelompok hak asasi manusia.

Populer

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

Prabowo Berpeluang Digeruduk Demo Besar Usai Lebaran

Rabu, 11 Maret 2026 | 06:46

Fahira Idris Dukung Pelarangan Medsos Buat Anak di Bawah 16 Tahun

Minggu, 08 Maret 2026 | 01:58

Golkar Berduka, Putri Akbar Tandjung Wafat

Rabu, 11 Maret 2026 | 15:27

UPDATE

Progam Mudik Gratis Jadi Cara Golkar Hadir di Tengah Masyarakat

Rabu, 18 Maret 2026 | 14:18

Kepemimpinan Intrinsik Kunci Memutus Kebuntuan Krisis Sistemik Bangsa

Rabu, 18 Maret 2026 | 14:12

Sahroni Dukung Kejagung Awasi Ketat MBG Agar Tak Ada Kebocoran

Rabu, 18 Maret 2026 | 14:07

Agrinas Palma Berangkatkan 500 Pemudik Lebaran 2026

Rabu, 18 Maret 2026 | 14:05

KPK Bakal Bongkar Kasus Haji Gus Alex di Pengadilan

Rabu, 18 Maret 2026 | 13:35

Pemudik Boleh Titip Kendaraan di Kantor Pemerintahan

Rabu, 18 Maret 2026 | 13:28

Kecelakaan di Tol Pejagan–Pemalang KM 259 Memakan Korban Jiwa

Rabu, 18 Maret 2026 | 13:21

Contraflow Diberlakukan Urai Macet Parah Tol Jakarta-Cikampek

Rabu, 18 Maret 2026 | 13:16

90 Kapal Lintasi Selat Hormuz Meski Perang Iran Masih Berkecamuk

Rabu, 18 Maret 2026 | 13:15

Layanan Informasi Publik KPK Tetap Dibuka Selama Libur Lebaran

Rabu, 18 Maret 2026 | 13:11

Selengkapnya