Berita

Ketua Dewan Etik Partai Golkar Mohammad Hatta/Net

Politik

Usai Panggil Ridwan Hisjam, Dewan Etik Golkar Minta Kader Solid dan Tidak Sibuk Bergunjing

SELASA, 18 JULI 2023 | 21:43 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Seluruh kader Partai Golkar harus menjaga etika dalam berperilaku dan membuat statement di ruang publik. Permasalahan internal partai tidak boleh dibawa ke ruang publik.

Atas dasar itu, Ketua Dewan Etik Partai Golkar Mohammad Hatta memanggil dan meminta klarifikasi anggota Dewan Pakar Partai Golkar Ridwan Hisjam.

Katanya, Ridwan Hisjam bersama Lawrence Siburian merupakan oknum kader yang diduga menghembuskan wacana musyawarah nasional luar biasa (munaslub) partai.


“Ini kita bicara soal etika, Dewan Etik ini mengawal masalah etik. Bahwa hal-hal yang tidak etis, kita berwenang memanggil mereka, mengundang mereka, menanyakan tujuan mereka,” tutur Hatta kepada wartawan, Selasa (18/7).

Dia menekankan bahwa etika seluruh kader dibutuhkan agar Partai Golkar bisa meraih kemenangan di Pemilu 2024. Partai beringin, sambungnya, akan bisa menang dengan mudah jika seluruh kader memiliki soliditas yang kuat.

“Kita saat ini sedang berjuang meningkatkan elektabilitas partai. Ini sangat bergantung dari kekompakan seluruh kader partai. Jika kita bergunjing, tidak akan menguntungkan partai,” tegas Hatta.

Kembali ke soal sidang etik. Hatta menegaskan bahwa pihaknya sudah mendapatkan penjelasan dari Ridwan Hisjam terkait wacana munaslub. Bahwa yang bersangkutan mengakui tidak memiliki niat untuk menurunkan Airlangga Hartarto sebagai ketua umum Partai Golkar.

“Dan yang bersangkutan mengakui Dewan Pakar tidak memiliki wewenang menggelar munaslub,” tegas Hatta.

Senada itu, Ridwan Hisjam turut meluruskan bahwa dirinya cinta pada Golkar dan Airlangga Hartarto sebagai ketua umum. Tidak ada sedikitpun niat dirinya untuk menjatuhkan Airlangga. Bahkan dia bertekad untuk menjadi panglima pemenangan jika Airlangga Hartarto mendeklarasikan diri sebagai calon presiden 2024.

“Kalau Airlangga maju, capres, kita akan fight, saya tidak ada mau menurunkan Airlangga,” tutur Ridwan Hisjam.

Populer

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

UPDATE

Penjualan LCGC di Dealer Naik, Kiriman dari Pabrik Justru Turun

Minggu, 30 Agustus 2026 | 14:09

Putin-Prabowo Dijadwalkan Bertemu di Rusia pada 3 September

Minggu, 30 Agustus 2026 | 14:07

AHWA Pemilih Ketum PBNU Harus Bebas Konflik

Minggu, 30 Agustus 2026 | 13:40

Gegara Polis Dibatalkan, MSIG Life Hadapi Gugatan Rp20 Miliar

Minggu, 30 Agustus 2026 | 13:31

Kapolri Dorong Eks Anggota JI Jadi Mitra Polri Jaga Keutuhan NKRI

Minggu, 30 Agustus 2026 | 13:04

Gus Hans Minta AHWA Pilih Ketum PBNU Tanpa Intervensi

Minggu, 30 Agustus 2026 | 12:45

Indonesia Desak OKI Ambil Langkah Nyata Hadapi Kejahatan Israel

Minggu, 30 Agustus 2026 | 12:42

Sekolah Rakyat Jadi Cara Kemensos Jemput Bola Putus Mata Rantai Kemiskinan

Minggu, 30 Agustus 2026 | 12:17

Pasar Mobil Nasional Capai Setengah Juta Unit Pada Semester I 2026

Minggu, 30 Agustus 2026 | 11:46

Korut Rombak Jajaran Militer, Kim Song Gi Ditunjuk Jadi Menhan Baru

Minggu, 30 Agustus 2026 | 11:20

Selengkapnya