Berita

Anies Baswedan saat bertandang ke Ponpes yang diasuh Said Aqil Siroj di Ciganjur, Jakarta Selatan/Net

Politik

Nasdem Cirebon Usul Said Aqil Dampingi Anies Baswedan di Pilpres 2024

SELASA, 18 JULI 2023 | 00:43 WIB | LAPORAN: ANGGA ULUNG TRANGGANA

Muncul usulan sosok mantan Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Said Aqil Siroj dijadikan calon wakil presiden (Cawapres) Anies Rasyid Baswedan.

Usulan itu disampaikan Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Nasdem Kabupaten Cirebon. Para kader partai dengan tagline restorasi itu memastikan satu komando sesuai intruksi Ketua Umum Partai Nasdem, Surya Paloh dalam memenangkan Capres dari Koalisi Perubahan untuk Persatuan (KPP), Anies Baswedan.

Sekretaris DPD Partai Nasdem Kabupaten Cirebon, Hermanto mememastikan Nasdem di daerah terus berkonsolidasi dan mempererat hubungan dengan parpol lainnya dalam KPP. Tujuannya, untuk memenangkan Anies Baswedan sebagai Presiden 2024.


“Kami Nasdem Cirebon terus menggalakan konsolidasi dan komunikasi satu arah antara daerah sampai pusat,” demikian kata Hermanto seperti diberitakan Kantor Berita RMOLJabar, Senin (17/7).

Terkait siapa calon wakil presiden (cawapres) yang akan mendampingi Anies Baswedan, Politikus Nasdem Cirebon tersebut berharap siapapun cawapres yang sedang digodok tim khusus dari KPP dapat mengangkat elektabilitas untuk kemenangan Anies Baswedan.

Hermanto mengklaim banyak kandidat untuk Cawapres, seperti Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indarparawansa, Ketua Umum Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), Mantan Gubernur Jawa Barat, Ahmad Heryawan (Aher) dan mantan Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) dua periode masa khidmat 2010-2021, Kiai Said Aqil Siroj.

Pihaknya mendukung jika Kiai Said dinominasikan sebagai pendamping Anies, apalagi Kang Said merupakan mantan Ketua Umum PBNU.

"Sangat cocok digabungkan dengan Anies Baswedan,” tutupnya.

Populer

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

UPDATE

Jangkau Jutaan Rakyat, Pelaksanaan Program Prabowo Harus Terus Dijaga

Kamis, 22 Oktober 2026 | 22:18

PT Timah Amankan Fasilitas Kredit Rp4 Triliun dari Bank Mandiri

Kamis, 22 Oktober 2026 | 22:10

Kadin Dukung Opsi Bahlil Setop Ekspor Gas ke Negara Tetangga

Kamis, 22 Oktober 2026 | 22:00

Natalius Pigai: HAM Terus Lahir dalam Relasi Sosial di Desa dan Kampung

Kamis, 22 Oktober 2026 | 21:45

Api Gunung Lawu Belum Padam, 500 Hektare Lahan Terbakar

Kamis, 22 Oktober 2026 | 21:39

OJK Salurkan Kredit Rp53 Triliun ke 2.100 Penerima dalam 3 Bulan

Kamis, 22 Oktober 2026 | 21:29

Kabut Asap Makin Mengkhawatirkan, 333 Ribu Warga Terserang ISPA

Kamis, 22 Oktober 2026 | 21:08

Pengamat: Aksi Korporasi Haji Isam Akuisisi Saham BYAN Sejalan Konstitusi

Kamis, 22 Oktober 2026 | 21:04

KPK Dalami Keterlibatan Pejabat Kementerian PU dalam Kasus BBPJN Sumut

Kamis, 22 Oktober 2026 | 20:47

Semangat Sinergi untuk Keadilan Warnai Rangkaian Hari Bakti ke-2 Kemenko Kumham Imipas

Kamis, 22 Oktober 2026 | 20:41

Selengkapnya