Berita

Duta Besar Uni Eropa untuk Indonesia, Vincent Piket dalam konferensi pers di acara diskusi interaktif "Peace for Ukraine" di Hotel Luwansa, Jakarta Pusat pada Senin, 17 Juli 2023/RMOL

Dunia

Dubes Uni Eropa Dorong Implementasi Formula Perdamaian Ukraina sebagai Permulaan

SENIN, 17 JULI 2023 | 17:55 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Langkah awal menuju akhir perang Ukraina dapat dimulai dengan mengimplementasikan formula perdamaian yang diajukan Presiden Ukraina, Volodymyr Zelensky.

Begitu yang disampaikan Duta Besar Uni Eropa untuk Indonesia, Vincent Piket dalam konferensi pers setelah acara diskusi "Peace for Ukraine Forum" di Hotel Luwansa, Jakarta Pusat, Senin (17/7).

Piket mengatakan, semua pihak ingin kedamaian segera terwujud di Ukraina, apalagi perang sudah berjalan lebih dari 500 hari.


"Sangat jelas bahwa kita semua menginginkan dan membutuhkan kedamaian. Terutama bagi penduduk Ukraina," tegasnya.
 
Menurut penuturan Piket, Uni Eropa telah mengupayakan semua yang mereka bisa untuk mengakhiri perang dan mencapai perdamaian.

"Uni Eropa mendukung Ukraina, secara politik, militer, dan miliaran euro untuk bantuan kemanusiaan," kats Piket.

Kendati demikian, lanjut Piket, perang nyatanya masih berlangsung. Semua yang dilakukan Uni Eropa tidak akan berhasil jika tidak dimulai dengan satu langkah awal yang signifikan.

Dalam hal ini, Piket menyarankan agar memulai dengan menggunakan formula perdamaian yang diajukan Presiden Zelensky tahun lalu.

"Untuk saat ini, kita semua mencoba untuk mempromosikan formula perdamaian yang disajikan oleh Presiden Ukraina. Ini akan menjadi rujukan untuk perjanjian damai selanjutnya," paparnya.

Menurut Piket, langkah itu bisa menjadi titik awal dan yang dapat  dijadikan acuan untuk membangun perdamaian yang adil dan berkelanjutan.

Piket hadir dalam diskusi interaktif bertema "Peace For Ukraine Forum". Dia mendorong kaum muda Indonesia berperan dalam memerangi arus disinformasi yang disebarkan Rusia atas perang Ukraina.

Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Harta Friderica Widyasari Pejabat Pengganti Ketua OJK Ditanding Suami Ibarat Langit dan Bumi

Senin, 02 Februari 2026 | 13:47

Direktur P2 Ditjen Bea Cukai Rizal Bantah Ada Setoran ke Atasan

Jumat, 06 Februari 2026 | 03:49

KPK: Warganet Berperan Ungkap Dugaan Pelesiran Ridwan Kamil di LN

Kamis, 05 Februari 2026 | 08:34

Nasabah Laporkan Perusahaan Asuransi ke OJK

Kamis, 05 Februari 2026 | 16:40

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

UPDATE

ISIS Mengaku Dalangi Serangan Bom Bunuh Diri di Masjid Syiah Pakistan

Minggu, 08 Februari 2026 | 16:06

BNI Gelar Aksi Bersih Pantai dan Edukasi Kelola Sampah di Bali

Minggu, 08 Februari 2026 | 15:36

Miliki Lahan di Makkah, Prabowo Optimistis Turunkan Biaya Haji

Minggu, 08 Februari 2026 | 15:16

Dukungan Parpol ke Prabowo Dua Periode Munculkan Teka-teki Cawapres

Minggu, 08 Februari 2026 | 14:52

KPK Telusuri Kongkalikong Sidang Perdata Perusahaan Milik Kemenkeu Vs Masyarakat di PN Depok

Minggu, 08 Februari 2026 | 14:42

RI Harus Tarik Diri Jika BoP Tak Jamin Keadilan Palestina

Minggu, 08 Februari 2026 | 14:32

Kehadiran Prabowo di Harlah NU Bawa Pesan Ulama-Umara Bersatu

Minggu, 08 Februari 2026 | 13:50

Forum Perdana Board of Peace akan Berlangsung di Washington pada 19 Februari

Minggu, 08 Februari 2026 | 13:31

Prabowo Tegaskan Pemimpin Wajib Tinggalkan Dendam dan Kebencian

Minggu, 08 Februari 2026 | 13:17

KPK Gali Dugaan Korupsi Dana Konsinyasi di PN Depok

Minggu, 08 Februari 2026 | 12:28

Selengkapnya