Berita

Anggota Komisi XI DPR RI Hendrawan Supratikno/RMOL

Politik

Utang Indonesia Makin Besar Hendrawan Supratikno Sarankan Pemerintah Tinjau Ulang Strategi Pembangunan

SENIN, 17 JULI 2023 | 15:59 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Merujuk pernyataan Sekjen PBB, Antonio Guterres, Indonesia terancam menjadi negara gagal secara sistemik lantaran punya beban bunga pinjaman yang lebih besar daripada anggaran kesehatan dan atau pendidikan.

Menyikapi hal tersebut, anggota Komisi XI DPR RI, Hendrawan Supratikno, menyarankan pemerintah untuk meninjau ulang pembangunan yang kurang memiliki faedah dan berpotensi meningkatkan utang negara.

“Harus dilakukan tinjau ulang strategi pembangunan yang selama ini dimanjakan, setidak-tidaknya, memberi porsi utang yang terus membesar,” tegas Hendrawan kepada Kantor Berita Politik RMOL, Senin (17/7).


Menurutnya, prinsip utang harus digunakan untuk hal-hal yang produktif, yang dibayar dengan hasil pemanfaatan utang tersebut.

“Tak bisa ditawar-tawar lagi. Belanja ke depan untuk pendidikan dan kesehatan harus berdampak riil dan langsung kepada masyarakat,” katanya.

“Jangan anggaran sudah besar tapi rakyat berhadapan atau dibebani ekonomi biaya tinggi, baik di sektor pendidikan maupun kesehatan,” imbuhnya.

Legislator dari Fraksi PDIP ini menambahkan, pemerintah harus ekstra hati-hati dengan beban bunga utang pinjaman.

“Meski belum mengkhawatirkan, tetap harus ekstra hati-hati. Utang itu adiktif. Buat kita ketagihan,” tutupnya.

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Gaji 26 Wantimpres Prabowo Tembus Rp1,9 Miliar Tiap Bulan, Belum Termasuk Fasilitas

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 19:06

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

Suyudi Pede Gusur Puluhan Pati-Pamen Loyalis Listyo

Selasa, 06 Oktober 2026 | 05:09

Pengusaha Keberatan Masa Kerja Karyawan Kontrak Dipangkas jadi Empat Tahun

Kamis, 08 Oktober 2026 | 18:20

UPDATE

Perpres Pelindungan Ojol Jangan Berhenti di Atas Kertas

Minggu, 11 Oktober 2026 | 06:29

Awasi Ketat Penggunaan Anggaran Operasi Modifikasi Cuaca

Minggu, 11 Oktober 2026 | 06:16

Sakelar Cahaya di Dalam Otak

Minggu, 11 Oktober 2026 | 06:04

Kartu Nikah Digital Bisa Diakses melalui Simkah, Ini Caranya!

Minggu, 11 Oktober 2026 | 05:44

Nusron Wahid Bikin KPK Tidak Berkutik

Minggu, 11 Oktober 2026 | 05:24

Dulu di Depok Banyak Maling dan Begal, Sekarang Aman

Minggu, 11 Oktober 2026 | 05:08

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Puluhan Korban Investasi Emas Polisikan Direksi PT DGJ

Minggu, 11 Oktober 2026 | 03:33

Tragedi Affan dan Bambang Jangan Terulang

Minggu, 11 Oktober 2026 | 03:14

Selengkapnya