Berita

Sekjen PAN Eddy Soeparno/Net

Politik

Wacana Penundaan Pilkada, PAN Minta Kepala Daerah Definitif Ditentukan

MINGGU, 16 JULI 2023 | 17:56 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Usulan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) menunda pelaksanaan Pilkada 2024 menuai pro dan kontra di tengah masyarakat.

Sekjen Partai Amanat Nasional (PAN) Eddy Soeparno mengatakan sebaiknya justru kepala daerah definitif segera ditentukan bukan malah mengumbar isu penundaan Pilkada.

"Substansinya adalah legitimasi pemimpin dan kedaulatan rakyat di daerah. Pilkada jangan hanya dilihat sebagai proses pencalonannya saja, tetapi juga tentang urgensi berjalannya pemerintahan dengan kepala daerah yang definitif," kata Eddy dalam keterangan tertulis, Minggu (16/7).


Menurutnya, pemimpin yang definitif hasil pilkada bisa merumuskan program-program pembangunan ekonomi untuk 5 tahun ke depan dan mempersiapkan rencana pelaksanaannya. Pemimpin hasil pilkada juga akan memberikan kepastian hukum bagi penyelenggaraan pemerintahan.

"Apalagi bulan November nanti itu DPRD Provinsi dan Kabupaten/Kota sudah merupakan hasil Pemilu 2024 sehingga eksekutif definitifnya juga sebaiknya segera ditetapkan,"ujarnya.

Wakil Ketua Komisi VII DPR RI ini memahami perhatian Ketua Bawaslu tentang potensi gangguan keamanan. Namun ia meyakini aparat keamanan pasti akan mempersiapkan sebaik-baiknya.

"Tentu aparat keamanan punya SOP menghadapi agenda nasional Pilkada serentak ini. Saya percaya aparat mampu meredam potensi konflik karena persiapan dan simulasi yang dilakukan terus menerus,"katanya.

Di sisi lain, kata Eddy, jika melihat potensi konflik di daerah akibat pilkada juga terus turun dari tahun ke tahun.

"Saya yakin masyarakat kita semakin dewasa dalam berdemokrasi dan siap menang maupun siap kalah dalam sebuah kontestasi politik," tutup Eddy Soeparno.

Populer

Panglima TNI Bantah Seskab Teddy Diperiksa Polisi Militer

Sabtu, 07 November 2026 | 09:32

Kapolri Suyudi Berpeluang dapat Serangan Balik

Jumat, 06 November 2026 | 04:27

Upaya Makar Geng Solo

Sabtu, 07 November 2026 | 05:07

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Bonatua akan Diperiksa Bareskrim terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen Suket Gibran

Rabu, 04 November 2026 | 23:19

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

UPDATE

Helikopter Pemadam Karhutla BNPB Jatuh di Sungai Barito

Minggu, 08 November 2026 | 14:30

Putin Pastikan Rusia-AS-Ukraina Kembali Berunding Pekan Depan di Abu Dhabi

Minggu, 08 November 2026 | 14:26

Plt Bupati Klaten Dicecar KPK soal Penerimaan Uang Hamenang dan Era Sebelumnya

Minggu, 08 November 2026 | 14:19

Al Aqsha Travel Gelar Akademi Marketing Haji untuk Perkuat Kompetensi Mitra

Minggu, 08 November 2026 | 14:02

Bahlil Ancam Tempuh Jalur Hukum Gegara Namanya Dikaitkan dengan Isu Penyadapan Prabowo

Minggu, 08 November 2026 | 13:47

Gempa 5,7 Magnitudo Guncang Jepang, 20 Orang Terluka

Minggu, 08 November 2026 | 13:42

Penyadapan Presiden Prabowo Biang Kerok Ekonomi Tidak Stabil

Minggu, 08 November 2026 | 13:28

Green Wakaf, Memperluas Manfaat Wakaf untuk Menjaga Kelestarian Alam

Minggu, 08 November 2026 | 13:08

Pengamat: Peran Seskab Teddy Strategis dalam Komunikasi Politik Pemerintah

Minggu, 08 November 2026 | 13:02

AS Siapkan Rp362 Miliar untuk Pembocor Informasi Nuklir Iran

Minggu, 08 November 2026 | 12:40

Selengkapnya