Berita

Tangkapan layar akun Instagram Bawaslu Jawa Barat/Net

Nusantara

Kinerja Timsel Bawaslu Kabupaten/Kota di Jabar Diduga Tak Profesional

SABTU, 15 JULI 2023 | 01:15 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Tim seleksi Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten dan Kota di Jawa Barat dinilai tidak profesional menjalankan tugas. Imbasnya banyak peserta seleksi Bawaslu di tingkat kabupaten protes karena merasa proses rekrutmen tidak berjalan adil.

Koordinator Bidang Politik Lembaga Kajian Kebijakan Publik (eLKAP), Dede Jamaludin mengatakan, proses pengumuman hasil tes tertulis dan psikologi bakal calon anggota Bawaslu Kabupaten/Kota yang dilakukan oleh Tim Seleksi molor dari jadwal yang telah ditetapkan.

"Pengumuman hasil tes tulis dan psikotes itu harusnya Senin 10-11 Juli 2023, tapi molor hingga ke tanggal 13 Juli 2023. Tentu ini ada indikasi ketidak profesionalan dalam penetapan hasil tes tulis dan psikologi yang harusnya sesuai dengan nilai itu," kata Dede Jamaludin, Jumat (14/7).


Tentu hal tersebut, kata dia, menjadi indikasi proses rekrutmen tidak sesuai dengan amanat UU 7/2017 tentang Pemilihan Umum dan Keputusan Ketua Badan Pengawas Pemilihan Umum Nomor: 201/HK.01.00/K1/06/2023 tentang Perubahan Keputusan Ketua Badan Pengawas Pemilihan Umum Nomor 173/KP.01/K1/05/2023 tentang Pedoman Pelaksanaan Pembentukan Bawaslu/Panwaslih Kabupaten/Kota Masa Jabatan 2023-2028.

Ditekankan Dede, dalam keputusan Ketua Bawaslu tersebut sudah jelas mengatur tentang hasil tes tulis dan psikologi di mana tim seleksi menyusun berdasarkan peringkat nilai tertinggi dengan urutan bobot nilai tes tulis dikalikan 60 persen dan tes psikologi 40 persen.

"Tidak ada klausul pertimbangan lain dalam menetapkan hasil tes tulis dan psikotes kecuali menggunakan standar itu," paparnya.

Akan tetapi, lanjutnya, kuat dugaan adanya peserta atau pihak lain yang semula tidak memenuhi standar kompetensi tes tulis dan psikologi kemudian memaksa atau menitipkan kepada tim seleksi untuk memasukan nama tertentu yang menyalahi Keputusan Ketua Bawasli RI.

Menurutnya, hal tersebut menjadi catatan bahwa proses pengawasan Pemilu berjalan tidak adil semenjak rekrutmen Bawaslu itu sendiri.

"Pada huruf b di Keputusan Ketua Bawaslu itu juga disebutkan klausul Memasukkan nama calon secara berurutan dari nilai tertinggi sampai dengan nilai terendah sesuai Lampiran 32," terangnya.

Kata Dede lagi, pada sisi lain, tim seleksi juga belum bisa menjaga dokumen rahasia negara dengan adanya kebocoran data nama-nama peserta yang lolos seleksi tertulis dan psikologi sesuai jadwal yang mereka buat sendiri.

"Kemarin kita cek di Instagram Bawaslu Jabar ada dugaan kebocoran nama-nama peserta yang lolos tes tertulis dan psikotes, tentu ini menjadi catatan kami, yang bisa kita sampaikan kepada Bawaslu RI dan DKPP," pungkasnya.

Populer

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

Terkejut Mantan Ajudan Jadi Tersangka KPK, Alexander Marwata Kenang Kinerja Dias

Kamis, 30 Juli 2026 | 11:52

Kerumunan Massa saat Jokowi ke NTT Direkayasa

Senin, 03 Agustus 2026 | 13:39

Kasus OTT Pemalang: Anggota Polri yang Bertugas di KPK Jadi Tersangka

Kamis, 30 Juli 2026 | 10:29

Wewenang Ditjen Bea Cukai Sudah Melampaui Namanya

Minggu, 02 Agustus 2026 | 02:12

UPDATE

Saham BMW Menguat di Tengah Kerja Sama Qualcomm

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 12:21

1,49 Juta Penerima Bansos Terindikasi Judol Ditangguhkan, Begini Cara Cek Penerima Agustus 2026

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 11:24

Karhutla Kerap Terjadi di Lokasi Sama, Kemenhut Diminta Perkuat Mitigasi

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 11:17

Emas Antam Terbang Rp40.000, Dekati Harga Rp2,7 Juta per Gram

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 11:08

Tailan Perketat Aturan Senjata Usai Penembakan Sekolah Tewaskan 8 Orang

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 10:53

Lewat AI Innovator University, UNSIA Janji Hadirkan Pendidikan Merata di Indonesia

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 10:43

Laporan FAO: Konflik Teluk hingga El Nino Pemicu Lonjakan Harga Pangan Global

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 10:26

DPR Dukung Kepala BGN Tindak Lanjuti Temuan 6 Juta Data Ganda Penerima MBG

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 10:17

Sinopsis Film Thriller Terbaru The Last House di Netflix

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 10:09

Komisi III DPR Minta Polisi Transparan Usut Temuan 995 Senpi di Sekolah Pondok Pinang

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 10:01

Selengkapnya