Berita

Warga Palestina saat membawa jenazah yang tewas akibat serangan Israel/Net

Dunia

Sepanjang 2023, Lebih Dari 200 Warga Palestina Tewas dalam Serangan Israel

JUMAT, 14 JULI 2023 | 21:12 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Lebih dari 200 warga Palestina telah tewas di sepanjang tahun ini akibat serangan Israel. Ini menjadikan 2023 sebagai tahun paling berdarah di Tepi Barat dalam beberapa dekade.

Laporan yang baru diterbitkan oleh Pusat Informasi Palestina (PIC) pada awal pekan ini mengungkapkan bahwa serangan Israel yang meningkat di Tepi Barat yang diduduki dan di Jalur Gaza, telah menyebabkan 206 warga Palestina meninggal atau terbunuh.

Meskipun statistik tersebut tidak memberikan rincian penyebab kematian secara spesifik, namun disebutkan bahwa beberapa korban tewas ketika mereka bersiap untuk melawan Israel.


Mengutip New Arab, Jumat (14/7), kondisi terburuk terjadi di Jenin, di mana 64 warga Palestina tewas, yang diikuti oleh Nablus dengan 46 korban, dan Jalur Gaza dengan 37 korban.

Pekan ini, serangan darat dan udara oleh pasukan Israel di Jenin menyebabkan kematian 12 warga Palestina.

"Tahun ini menandai tahun paling mematikan bagi warga Palestina dalam setidaknya 15 tahun terakhir sejak PBB mulai mencatat jumlah korban," tulis New Arab.

Atas serangan tersebut, Israel telah mendapat kecaman dari negara-negara dan kelompok hak asasi manusia karena penggunaan kekuatan yang tidak proporsional terhadap warga Palestina, meskipun mereka mengklaim tindakan mereka sebagai pembelaan diri.

Serangan massal di Jenin bulan ini telah menyebabkan kerugian materiil senilai jutaan dolar, termasuk serangan udara oleh Israel yang merupakan yang pertama dalam dua dekade terakhir di kota tersebut di Tepi Barat.

Selain kekerasan dan penghancuran, pemerintah garis keras Israel, termasuk beberapa ekstremis ultranasionalis, masih terus bersikeras melanjutkan ekspansi pemukiman di wilayah pendudukan, meskipun tindakan tersebut dianggap ilegal, dan dikecam masyarakat internasional.

Populer

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Usai Dilantik, Jumhur Tegaskan Status Hukum Bersih dari Vonis 10 Bulan

Senin, 27 April 2026 | 21:08

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

UPDATE

BPOM Terbitkan Aturan Baru untuk Penjualan Obat di Minimarket

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:01

Jaksa KPK Endus Ada Makelar Kasus dalam Kasus Bea Cukai

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:59

Kapolri Dianugerahi Tanda Kehormatan Adhi Bhakti Senapati

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:50

Komisi XIII DPR Desak LPSK Lindungi Korban Kasus Ponpes Pati

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:39

Pengembangan Koperasi di Luar Kopdes Tetap jadi Prioritas

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:20

AS Galang Dukungan PBB untuk Tekan Iran di Selat Hormuz

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:19

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Komdigi Lakukan Blunder Kuadrat soal Video Amien Rais

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:06

Menteri PU: Pejabat Eselon I Diisi Putra dan Putri Terbaik

Rabu, 06 Mei 2026 | 16:58

RI Jangan Lengah Meski Konflik Timur Tengah Mereda

Rabu, 06 Mei 2026 | 16:45

Selengkapnya