Berita

Ketua Bawaslu RI, Rahmat Bagja dalam peluncuran kampanye "Hajar Serangan Fajar" yang digelar KPK RI/Repro

Politik

Bawaslu RI: Politik Uang Merambah ke Penyelenggara Pemilu Sejak 2019

JUMAT, 14 JULI 2023 | 15:49 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Praktik politik uang dalam pesta demokrasi pemilihan umum kian mengkhawatirkan. Tidak hanya terjadi di lingkup pemilik suara, namun praktik kotor tersebut telah merambah ke penyelenggara pemilu.

Demikian disampaikan Ketua Bawaslu RI, Rahmat Bagja dalam peluncuran kampanye "Hajar Serangan Fajar" yang digelar di Gedung ACLC C1 KPK, Kuningan, Jakarta Selatan, Jumat sore (14/7).

Rahmat Bagja mengatakan, upaya pencegahan politik uang dan serangan fajar terus dilakukan lembaganya, salah satunya dengan meluncurkan indeks kerawanan pemilu. Namun berdasarkan pantauannya, praktik tersebut kian masif dan berkembang luas.


"Dari (Pemilu) tahun 2019, politik uang itu sekarang sudah merambah kepada penyelenggara pemilu," kata Rahmat Bagja di depan Ketua KPK RI, Firli Bahuri, serta sejumlah pejabat dan politisi yang hadir.

Meski tak menjabarkan secara gamblang penyelenggara pemilu yang dimaksud, Bawaslu RI memastikan terus bekerja sama dengan Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) dan lembaga lain untuk mengawal suara pemilih hingga akhir penghitungan.  

"Kami menjaga agar 1 suara yang hadir di TPS sampai pada rekapitulasi penghitungan akhir di KPU. Suara (yang disalurkan) di TPS harus dijaga," sambungnya.

Oleh karena itu, Bawaslu RI berharap KPU RI sebagai lembaga yang melakukan penghitungan suara bersikap transparan.

"Kami mendorong KPU seluas-luasnya dan setransparan mungkin membuat penghitungan suara yang lebih baik lagi," tutupnya dalam acara yang turut dihadiri Ketua KPU RI, Hasyim Asyari.

Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Pengusaha Keberatan Masa Kerja Karyawan Kontrak Dipangkas jadi Empat Tahun

Kamis, 08 Oktober 2026 | 18:20

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

UPDATE

Menelusuri Perjalanan Baru Vision dalam Serial VisionQuest

Kamis, 15 Oktober 2026 | 10:29

Usai Mandek, Harga Emas Antam Langsung Anjlok Hari Ini

Kamis, 15 Oktober 2026 | 10:22

Polisi Rilis 13 Korban Ledakan Pertokoan Pasar Cimanggis Tangsel

Kamis, 15 Oktober 2026 | 10:17

COP31 Jadi Momentum Prabowo Percepat Transisi Energi

Kamis, 15 Oktober 2026 | 10:08

PM Baru Maroko Temui Raja, Bahas Pembentukan Pemerintahan Baru

Kamis, 15 Oktober 2026 | 10:03

Pertamina Kerahkan Armada Tambahan dan Terminal 24 Jam untuk Normalisasi BBM di Bal

Kamis, 15 Oktober 2026 | 09:54

4,4 Juta Sertifikat Halal Terbit Jelang Batas Akhir, Didominasi UMKM

Kamis, 15 Oktober 2026 | 09:46

Pengamat Dorong Percepatan Jargas dan CNG untuk Tekan Impor LPG

Kamis, 15 Oktober 2026 | 09:42

Rupiah Nyaris Tembus Rp18.000 per Dolar AS, BI Langsung Buka Suara

Kamis, 15 Oktober 2026 | 09:38

Badai PHK Melanda Netflix Saat Pertumbuhan Melambat

Kamis, 15 Oktober 2026 | 09:27

Selengkapnya