Berita

Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN), Zulkifli Hasan/Net

Politik

Zulhas: Cuaca Politik Indonesia Cukup Cerah bagi Kaum Perempuan Mengambil Peran

JUMAT, 14 JULI 2023 | 14:51 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Peran perempuan dalam perpolitikan Tanah Air tidak bisa diabaikan. Keterwakilan perempuan di DPR RI akan sangat penting dalam memperjuangkan isu-isu kaum hawa.

“Di balik pria yang sukses selalu ada perempuan yang tangguh. Begitu juga dalam urusan politik, butuh perwakilan ibu-ibu di pusat agar hak kaum perempuan terwakili,” kata Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN), Zulkifli Hasan dalam keterangan tertulisnya, Jumat (14/7).

PAN, kata Zulhas, memiliki concern terhadap isu-isu perempuan. Di internal partai, PAN serius mendorong peran perempuan untuk aktif dalam kepengurusan sebagaimana dalam Pasal 71 AD/ART PAN.


“Dalam pasal tersebut, PAN harus menempatkan kader perempuan 30 persen di DPP dan DPW,” lanjut Menteri Perdagangan RI ini.

PAN juga memiliki organisasi sayap bernama Perempuan Amanat Nasional (Puan). Organisasi ini menjadi wadah bagi perempuan untuk berpolitik serta menyampaikan aspirasi.

“Kami ingin membuktikan bahwa perempuan bukan hanya hadir sebagai pelengkap atau penggembira semata, melainkan bisa memberi warna baru untuk menjadi lebih baik lagi, baik itu di legislatif, eksekutif maupun di organisasi sosial kemasyarakatan,” paparnya.

Untuk Pemilu 2024, PAN menyerahkan 37 persen keterwakilan perempuan dalam daftar bacaleg untuk meningkatkan keterwakilan perempuan di parlemen. Saat ini, keterwakilan perempuan di DPR RI baru di angka 20,8 persen atau 120 anggota legislatif perempuan dari total 575 anggota.

“Cuaca politik di Indonesia cukup cerah bagi kaum perempuan untuk mengambil peran. Saya optimis keterwakilan perempuan di lembaga legislatif bisa melampaui angka 30 persen,” pungkas Zulhas.

Populer

Keputusan KIP Kuatkan Keyakinan Ijazah Jokowi Palsu

Minggu, 22 Februari 2026 | 06:18

Harianto Badjoeri Dikenal Dermawan

Senin, 23 Februari 2026 | 01:19

Sangat Aneh Bila Disimpulkan Ijazah Jokowi Asli

Kamis, 19 Februari 2026 | 18:39

Gibran Jadi Kartu Mati Prabowo di Pilpres 2029

Minggu, 22 Februari 2026 | 03:02

Jokowi Sangat Menghindari Pembuktian Ijazah di Pengadilan

Kamis, 19 Februari 2026 | 12:59

Jokowi Lebih Jago dari Shah Ruh Khan soal Main Drama

Senin, 23 Februari 2026 | 03:31

Paling Rumit kalau Ijazah Palsu Dipaksakan Asli

Jumat, 27 Februari 2026 | 02:00

UPDATE

Din Syamsuddin Nilai Serangan AS-Israel Bisa Porak-porandakan Dunia Islam

Minggu, 01 Maret 2026 | 12:14

Serangan AS-Israel ke Iran Bisa Picu Konflik Berkepanjangan

Minggu, 01 Maret 2026 | 12:02

Iran Tutup Selat Hormuz, Lalu Lintas Minyak Global Terancam

Minggu, 01 Maret 2026 | 11:59

UI Tegaskan Demonstran yang Maki Polisi Bukan Mahasiswanya

Minggu, 01 Maret 2026 | 11:41

AS-Israel Sama Sekali Tak Peka Dunia Islam

Minggu, 01 Maret 2026 | 11:33

KPK Pastikan Anggota Komisi V DPR Terseret Kasus DJKA

Minggu, 01 Maret 2026 | 11:23

Harga BBM Pertamina 1 Maret 2026: Non-Subsidi Naik Serentak, Pertalite Stabil

Minggu, 01 Maret 2026 | 10:40

Serangan Trump ke Iran Retakkan Integritas Demokrasi Amerika

Minggu, 01 Maret 2026 | 10:17

Khamenei Meninggal Dunia, Iran Umumkan 40 Hari Masa Berkabung

Minggu, 01 Maret 2026 | 10:07

Kritik PDIP soal MBG Bisa Dipahami sebagai Peran Penyeimbang

Minggu, 01 Maret 2026 | 10:04

Selengkapnya