Berita

Pertemuan Menteri Luar Negeri ASEAN dan Korea Selatan di Jakarta pada Kamis, 13 Juli 2023/Ist

Dunia

ASEAN Ajak Korsel Bantu Percepat Transformasi Digital di Kawasan

KAMIS, 13 JULI 2023 | 16:58 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Sebagai negara yang memiliki keunggulan di bidang inovasi digital, Korea Selatan merupakan mitra penting bagi ASEAN untuk mempercepat transformasi digital di kawasan.

Begitu yang disampaikan oleh Menteri Luar Negeri RI, Retno Marsudi sebagai Ketua ASEAN selama pertemuan Menlu ASEAN dengan Menlu Korea Selatan, Park Jin di Jakarta pada Kamis (13/7).

Dalam paparannya, Retno menyoroti dua area kerja sama yang perlu didorong antara ASEAN dan Korea Selatan, khususnya menjelang 35 tahun hubungan keduanya pada tahun depan.


Pertama, Retno menekankan pentingnya mempercepat pengembangan infrastruktur digital di ASEAN.

"Sebagai raksasa di bidang inovasi digital, Korea Selatan dapat membantu pembangunan ASEAN di sektor ini, termasuk dengan mendukung pelaksanaan ASEAN-Indo-Pacific Forum: Implementation of the AOIP," kata Retno.

Menurut Retno, kolaborasi ini penting, terlebih pertumbuhan ekonomi ASEAN tahun diproyeksikan mencapai 4,7 persen. Untuk itu, investasi infrastruktur untuk transformasi digital diperlukan, khususnya dalam sektor komunikasi, perbankan, dan pembayaran digital.

Area kerja sama kedua yang disorot Retno merupakan komitmen terhadap perdamaian dan stabilitas jangka panjang di kawasan.

Dalam hal ini, Retno mengatakan perkembangan di Semenanjung Korea menjadi keprihatinan bagi kawasan, dengan keberadaan senjata nuklir yang sangat berbahaya.

"ASEAN berkomitmen untuk menumbuhkan budaya dialog dan paradigma kolaborasi dengan memanfaatkan semua platform yang ada di ASEAN, seperti ASEAN Regional Forum (ARF)," jelas Retno.

Dalam rangka memperingati 35 tahun hubungan ASEAN dan Korea Selatan, kedua belah pihak akan meluncurkan Kemitraan Strategis Komprehensif.

Pada pertemuan tersebut, negara-negara ASEAN menyambut baik Korean-ASEAN Solidarity Initiative (KASI) yang menggarisbawahi sentralitas ASEAN, memperkuat kerja sama strategis pada bidang politik dan keamanan, dan eksplorasi kerja sama infrastruktur digital dan perubahan iklim.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Sekolah Rakyat dan Investasi Penghapusan Kemiskinan Ekstrim

Kamis, 15 Januari 2026 | 22:03

Agenda Danantara Berpotensi Bawa Indonesia Menuju Sentralisme

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:45

JMSI Siap Perkuat Peran Media Daerah Garap Potensi Ekonomi Biru

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:34

PP Himmah Temui Menhut: Para Mafia Hutan Harus Ditindak Tegas!

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:29

Rezim Perdagangan dan Industri Perlu Dirombak

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:15

GMPG Pertanyakan Penanganan Hukum Kasus Pesta Rakyat Garut

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:02

Roy Suryo Ogah Ikuti Langkah Eggi dan Damai Temui Jokowi

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:00

GMNI: Bencana adalah Hasil dari Pilihan Kebijakan

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:42

Pakar Hukum: Korupsi Merusak Demokrasi Hingga Hak Asasi Masyarakat

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:28

DPR Setujui Anggaran 2026 Komnas HAM Rp112 miliar

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:26

Selengkapnya