Berita

Ketua DPD Partai Golkar KBB, Dadan Supardan/Ist

Politik

Tetap Inginkan Airlangga Jadi Capres, Golkar KBB Fokus Menangkan Pemilu 2024

KAMIS, 13 JULI 2023 | 02:43 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Sejumlah hasil survei menunjukkan Ketua Umum Partai Golkar, Airlangga Hartarto, menjadi sosok ideal sebagai calon wakil presiden (Cawapres) pada Pilpres 2024. Namun, kader di daerah termasuk di Kabupaten Bandung Barat (KBB) tetap menginginkan Airlangga Hartarto menjadi calon presiden (Capres).

Ketua DPD Partai Golkar KBB, Dadan Supardan menyampaikan, keinginan kader agar Airlangga menjadi capres mengacu kesepakatan hasil Rapat Kerja Nasional (Rakernas). Walaupun secara otoritas, Golkar KBB akan tetap fatsun terhadap apapun putusan DPP maupun Airlangga.

"Secara internal, kader di daerah tentu saja yang lebih utama capres. Tapi itu semua dikembalikan kepada keputusan DPP dan Ketua Umum (Airlangga Hartarto)," ujar Dadan saat dihubungi Kantor Berita RMOLJabar, Rabu (12/7).


Dibeberkan Dadan, kader di daerah ibarat prajurit. Apapun putusan DPP, sebagai kader yang baik akan mematuhi dan melaksanakan.

"Walaupun pemilu atau pilpres ini momen yang sangat langka, tetap saja kami di daerah bahwa momen ini jangan disia-siakan. Apalagi untuk merebut peran di jajaran pemerintahan pusat baik presiden maupun wakil presiden," ujarnya.

Bagi Dadan, hasil positif yang diraih Airlangga dalam sejumlah survei tidak terlepas dari kerja-kerja politik kader di daerah. Sehingga, perkembangan hasil survei lebih meningkat dari sebelumnya.

"Tentunya ini menjadi salah satu bagian dari kerja-kerja kader di daerah berjalan dan respons masyarakat tentu saja meningkat lebih positif terhadap sosok Pak Airlangga," kata Dadan.

Disinggung keinginan kader terkait pasangan yang ideal untuk Airlangga, Dadan menyebut Menko Bidang Perekonomian tersebut bisa disandingkan dengan dua sosok yang sama-sama memiliki popularitas dan elektabilitas bagus.

"Pasangan Pak Airlangga baik Pak Prabowo ataupun dengan Pak Ganjar, tentu saja kita di daerah sangat setuju," ucapnya.

Sementara soal Pemilu 2024, dia mengatakan, Partai Golkar tetap menginginkan kemenangan dalam setiap kontestasi.

"Mau presiden ataupun wakil presiden, tentu saja harapannya menjadi pemenang dalam kontestasi pemilu nanti," tandasnya.

Sebelumnya, hasil survei Lembaga Survei Indonesia (LSI) menunjukkan Airlangga Hartarto menjadi figur yang paling memenuhi kriteria sebagai calon wakil presiden (cawapres) pada Pilpres 2024.

Airlangga dianggap memiliki 5 variabel penting. Seperti elektabilitas, kuasa tiket pencapresan, ketokohan yang membawa pengaruh besar, pengalaman di pemerintahan, serta sumber dana.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Keterlambatan Klarifikasi Eggi Sudjana Memicu Fitnah Publik

Kamis, 15 Januari 2026 | 02:10

DPRD DKI Sahkan Dua Ranperda

Kamis, 15 Januari 2026 | 02:05

Tak Ada Kompromi dengan Jokowi Sebelum Ijazah Palsu Terbongkar

Kamis, 15 Januari 2026 | 01:37

Pernyataan Oegroseno soal Ijazah Jokowi Bukan Keterangan Sembarangan

Kamis, 15 Januari 2026 | 01:22

Bongkar Tiang Monorel

Kamis, 15 Januari 2026 | 01:00

Gus Yaqut, dari Sinar Gemilang hingga Berlabel Tersangka

Kamis, 15 Januari 2026 | 00:44

IPC Terminal Peti Kemas Bukukan Kinerja 3,6 Juta TEUs

Kamis, 15 Januari 2026 | 00:34

Jokowi vs Anies: Operasi Pengalihan Isu, Politik Penghancuran Karakter, dan Kebuntuan Narasi Ijazah

Kamis, 15 Januari 2026 | 00:03

Eggi Sudjana dan Jokowi Saling Puji Hebat

Rabu, 14 Januari 2026 | 23:41

Ketidakpastian Hukum di Sektor Energi Jadi Ancaman Nyata bagi Keuangan Negara

Rabu, 14 Januari 2026 | 23:39

Selengkapnya