Berita

Wakil Ketua Umum Partai Gerindra, Habiburokhman/RMOL

Politik

Soal Rencana Pertemuan Megawati dengan Prabowo, Gerindra Menunggu Waktu Senggang

RABU, 12 JULI 2023 | 23:22 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Rencana pertemuan Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto dengan Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri masih terus diupayakan untuk bisa terwujud. Sejauh ini komunikasi antara dua ketum sangat baik.

“Ya kita baik-baik saja, kalau kayak zaman dulu orang pacaran namanya baik-baik saja statusnya, enggak ada masalah, kita saling menunggu,” kata Wakil Ketua Umum Partai Gerindra, Habiburokhman, kepada wartawan di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (12/7).

Menurut Habiburokhman, Megawati sebagai orang nomor satu di partai terbesar di Tanah Air diyakini masih sibuk mengurusi kontestasi demokrasi lima tahunan. Oleh karena itu, ketika Megawati senggang Prabowo akan menemuinya.


“Kita tahu Ibu Mega ketum partai besar, pasti sibuk menjelang pemilu begini. Ini kan lagi momen penyusunan daftar caleg ya, pasti lagi sibuk sekali beliau. Tapi begitu beliau senggang, Pak Prabowo siap menemui Ibu Mega,” ujar Wakil Ketua Komisi III DPR RI ini.

Sebelumnya, Prabowo Subianto turut mengomentari wacana pertemuan Ketum PKB Muhaimin Iskandar alias Cak Imin dengan Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri.

Menteri Pertahanan RI itu lantas menyebut dirinya pun menunggu waktu agar bisa bertemu dengan pentolan partai banteng moncong putih itu.

"Ya bertemu itu kan baik ya, bagus, semua unsur pimpinan kalau ketemu itu baik daripada tidak ketemu. Justru kita tidak boleh gegabah, kita tenang, jalankan dengan baik, kita diskusikan dengan baik. Saya kira bagus Cak Imin ketemu Ibu Mega. Saya juga tidak tahu kapan saya diterima oleh Ibu Mega. Tidak ada masalah, kita yang penting hubungan baik," kata Prabowo di rumah dinas Cak Imin di Widya Chandra, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Minggu lalu (9/7).

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Sekolah Rakyat dan Investasi Penghapusan Kemiskinan Ekstrim

Kamis, 15 Januari 2026 | 22:03

Agenda Danantara Berpotensi Bawa Indonesia Menuju Sentralisme

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:45

JMSI Siap Perkuat Peran Media Daerah Garap Potensi Ekonomi Biru

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:34

PP Himmah Temui Menhut: Para Mafia Hutan Harus Ditindak Tegas!

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:29

Rezim Perdagangan dan Industri Perlu Dirombak

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:15

GMPG Pertanyakan Penanganan Hukum Kasus Pesta Rakyat Garut

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:02

Roy Suryo Ogah Ikuti Langkah Eggi dan Damai Temui Jokowi

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:00

GMNI: Bencana adalah Hasil dari Pilihan Kebijakan

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:42

Pakar Hukum: Korupsi Merusak Demokrasi Hingga Hak Asasi Masyarakat

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:28

DPR Setujui Anggaran 2026 Komnas HAM Rp112 miliar

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:26

Selengkapnya