Berita

Ketua Dewan Pembina Puspolkam Indonesia Firman Jaya Daeli/Ist

Politik

Apeksi Undang Tiga Bacapres Adu Gagasan soal Tantangan Indonesia ke Depan

RABU, 12 JULI 2023 | 21:38 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Tiga bakal calon presiden paling terkemuka, Anies Baswedan, Prabowo Subianto dan Ganjar Pranowo, ditantang adu gagasan terkait tantangan Indonesia ke depan.

Tantangan dilontarkan Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (Apeksi), yang saat ini tengah menyelenggarakan Rakernas XVI di Makassar, dan secara resmi dibuka hari ini, Rabu (12/7).

Rakernas bertema "Kota Kita Maju, Indonesia Kita Kuat" itu dihadiri Ketua Apeksi, Bima Arya, dan Wali Kota Makassar, Ramdan Pomanto. Sebanyak 85 wali kota se-Indonesia juga hadir, ditambah enam asosiasi pemerintah kota.


Presiden Joko Widodo berhalangan hadir dan diwakili Sekjen Menteri Dalam Negeri, Suhajar, untuk membuka kegiatan itu.

Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman, berharap kegiatan itu dapat melahirkan ide pemerintahan modern.

"Harapan kami, di sini jadi wadah untuk saling sharing tentang bagaimana percepatan pembangunan yang ramah bagi seluruh penduduk," katanya.

Pada hari kedua Rakernas, tokoh nasional Ganjar Pranowo, Prabowo Subianto, dan Anies Baswedan, dijadwalkan mengisi diskusi bertema "Indonesia dan Tantangan Kota di Masa Depan". Ketiga figur ini selama ini digadang-gadang sebagai kandidat bakal Capres.

"Tadi Mas Anies Baswedan sudah konfirmasi bakal hadir, menyampaikan gagasan dan mendengarkan gagasan dari seluruh wali kota se-Indonesia," kata Ketua Apeksi, Bima Arya, lewat keterangan tertulis.

Pada Rakernas Apeksi kali ini ada tiga pesan utama, yakni konsistensi asosiasi mengawal otonomi, konsolidasi menghadapi tahun politik 2024, dan fokus pembangunan terus berlanjut.

Selanjutnya Ketua Dewan Pembina Puspolkam Indonesia Firman Jaya Daeli, juga diundang oleh Rektor Unhas Prof. Jamaluddin Jompa, sebagai Dosen Tamu di Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (Fisip) Unhas.

Kuliah umum berlangsung pada hari Kamis (13/7), di kampus Unhas, Tamalanrea, Makassar, Sulsel. Temanya adalah “Politik Bernegara Membangun Negara Pancasila Indonesia yang Demokratis Konstitusional”.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Sekolah Rakyat dan Investasi Penghapusan Kemiskinan Ekstrim

Kamis, 15 Januari 2026 | 22:03

Agenda Danantara Berpotensi Bawa Indonesia Menuju Sentralisme

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:45

JMSI Siap Perkuat Peran Media Daerah Garap Potensi Ekonomi Biru

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:34

PP Himmah Temui Menhut: Para Mafia Hutan Harus Ditindak Tegas!

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:29

Rezim Perdagangan dan Industri Perlu Dirombak

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:15

GMPG Pertanyakan Penanganan Hukum Kasus Pesta Rakyat Garut

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:02

Roy Suryo Ogah Ikuti Langkah Eggi dan Damai Temui Jokowi

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:00

GMNI: Bencana adalah Hasil dari Pilihan Kebijakan

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:42

Pakar Hukum: Korupsi Merusak Demokrasi Hingga Hak Asasi Masyarakat

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:28

DPR Setujui Anggaran 2026 Komnas HAM Rp112 miliar

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:26

Selengkapnya