Berita

Utusan khusus Amerika Serikat untuk masalah iklim, John Kerry/Net

Dunia

Setelah Janet Yellen, Utusan Khusus Masalah Iklim AS Juga akan Berkunjung ke China

RABU, 12 JULI 2023 | 14:02 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Dalam rangka mencegah dampak buruk terhadap perubahan iklim, utusan khusus Amerika Serikat untuk masalah iklim, John Kerry, akan berkunjung ke Beijing pada pekan depan.

Kunjungan ini menandai kehadiran pejabat senior AS terbaru yang melakukan perjalanannya ke Beijing dalam beberapa minggu terakhir, setelah sebelumnya Menteri Keuangan Janet Yellen dan Menteri Luar Negeri Antony Blinken melakukan kunjungan lebih dulu ke negara itu.

Mengutip Al Arabiya, Rabu (12/7), perjalanan Kerry yang akan dilakukan pada 16-19 Juli ke Beijing ini disebut penting dilakukan untuk mengurangi dampak dari perubahan iklim, mengingat kedua negara merupakan negara dengan emisi karbon dioksida terbesar di dunia.


Pakar iklim pesimis dan tidak berharap banyak dari kunjungan Kerry untuk negosiasi iklim ini karena ketegangan politik yang berlangsung antar kedua negara itu. Namun, mereka tetap melihat adanya indikasi  potensi kerja sama dalam isu pengurangan emisi metana, yang merupakan gas rumah kaca yang sangat kuat.

"Pertama dan terpenting, kunjungan ini sangatlah penting. Saya pikir penting bahwa ada agenda positif yang muncul dari pertemuan ini, walaupun itu hanya kesepakatan untuk terus melanjutkan dialog," kata seorang pakar kebijakan iklim China di Universitas Georgetown, Joanna Lewis, dalam  webinar tentang kerja sama iklim antara AS dan China.

Kerry tengah berusaha menjaga isu perubahan iklim terpisah dari ketegangan diplomatik yang lebih luas antara kedua negara, namun pembicaraan formal mengenai isu tersebut dikabarkan pernah terhenti sejak Agustus tahun lalu, setelah kunjungan Ketua DPR AS Nancy Pelosi ke Taiwan, yang telah menyebabkan ketegangan.

Populer

10.060 Jemaah Umrah Telah Kembali ke Tanah Air

Kamis, 05 Maret 2026 | 09:09

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

Fahira Idris Dukung Pelarangan Medsos Buat Anak di Bawah 16 Tahun

Minggu, 08 Maret 2026 | 01:58

UPDATE

Bahaya Tersembunyi Kerikil di Ban Mobil dan Cara Mengatasinya

Sabtu, 14 Maret 2026 | 10:15

PKS: Pemerintah harus Segera Tetapkan Aturan Pembatasan BBM Bersubsidi

Sabtu, 14 Maret 2026 | 10:14

Mengupas Bahaya Air Keras Menyusul Kasus Penyerangan Aktivis KontraS di Jakarta

Sabtu, 14 Maret 2026 | 09:52

Kemenhaj Tegaskan Komitmen Haji Inklusif bagi Lansia dan Disabilitas

Sabtu, 14 Maret 2026 | 09:47

Qatar Kutuk Serangan Brutal Israel di Lebanon

Sabtu, 14 Maret 2026 | 09:23

Harga Minyak Brent Tembus 103 Dolar AS

Sabtu, 14 Maret 2026 | 09:10

AS Kirim Ribuan Marinir ke Timur Tengah, Iran Terancam Invasi Darat

Sabtu, 14 Maret 2026 | 08:41

Wall Street Rontok Menatap Kemungkinan Inflasi Global

Sabtu, 14 Maret 2026 | 08:23

Transformasi Kinerja BUKA: Dari Rugi Menjadi Laba Rp3,14 Triliun di 2025

Sabtu, 14 Maret 2026 | 08:08

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

Selengkapnya