Berita

SInergitas KPK dan aparat penegak hukum dan aparat pengawasan internal pemerintah di Sulsel/Ist

Hukum

Perkuat Sinergitas, KPK Gelar Pelatihan Bersama APH dan APIP Sulsel

SELASA, 11 JULI 2023 | 23:38 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menggelar pelatihan bersama institusi yang memiliki fungsi dan misi pemberantasan korupsi di wilayah Sulawesi Selatan (Sulsel).

Kegiatan dilaksanakan di Makassar, dibuka Wakil Ketua KPK, Nawawi Pomolango, Selasa (11/7). Kegiatan berlangsung hingga Kamis (13/7).

Menurut Nawawi, UU 19/2019 menegaskan posisi KPK setara dengan lembaga penegak hukum lainnya. Tugas KPK meliputi pendidikan, pencegahan, koordinasi, supervisi, monitoring dan penindakan.


"Tugas-tugas itu dalam rangka menyelenggarakan pemberantasan tindak pidana korupsi bersama instansi penyelenggara pidana korupsi. Saat ini KPK mengedepankan asset recovery, pengembalian kerugian negara, lalu menjerat pelaku korupsi," ujar Nawawi.

Hal serupa disampaikan Kepala Kejaksaan Tinggi Sulsel, Leonard Eben Ezer Simanjuntak. Menurutnya, ada empat pilar sinergi yang jadi panduan penanganan korupsi di Indonesia, yaitu kolaboratif, inovatif, transformatif, dan adaptif.

"Fokus utamanya optimalisasi pengembalian kerugian keuangan negara. KPK, APH (aparat penegak hukum), dan APIP (aparat pengawas intern pemerintah) diharapkan bersinergi merumuskan strategi kebijakan seragam demi penanganan pidana korupsi," kata Leonard.

Sementara itu Direktur Koordinasi dan Supervisi Wilayah IV KPK, Ely Kusumastuti, mengatakan, pelatihan amanah UU KPK dalam menjalankan salah satu tugas dan fungsi KPK, yakni koordinasi dan supervisi terkait percepatan pemberantasan korupsi. Di saat yang sama meningkatkan sinergitas APH dan APIP.

Pelatihan kali ini merupakan yang kedua kalinya untuk Sulsel, diikuti 96 peserta dari berbagai elemen, di antaranya penyidik kepolisian, penyidik Bareskrim Polri, Kejaksaan, Auditor, hakim Pengadilan Tipikor Sulsel, dan auditor Inspektorat Daerah Sulsel.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

UPDATE

Kejagung Diminta Awasi Ekstra Proyek Pembangunan IKN

Selasa, 22 September 2026 | 22:15

Suahasil Beberkan Tiga Jurus Perkuat Pengawasan Bea Cukai, Apa Saja?

Selasa, 22 September 2026 | 21:51

KPK Didesak Periksa Nusron agar Tak Muncul Spekulasi Liar

Selasa, 22 September 2026 | 21:21

Jangan Omon-omon, Pelaksanaan MBG Harus Dipersempit ke Daerah 3T

Selasa, 22 September 2026 | 21:21

Raja Juli Sepi, Muncul Nusron

Selasa, 22 September 2026 | 21:12

Pakai Amine System, SP-ABG Pertamina Turunkan CO2 pada Gas jadi 5%

Selasa, 22 September 2026 | 21:07

Selebgram Jule Hanya Pemakai Etomidate, Bukan Pengedar

Selasa, 22 September 2026 | 20:54

Wacana Pencalonan Presiden-Wapres Cukup Didukung Dua Fraksi Ingkari Putusan MK

Selasa, 22 September 2026 | 20:36

KPK Kembali Sita Mobil Vinna Ledy Anggraheni Hasil Pemberian Pengusaha

Selasa, 22 September 2026 | 20:18

Swing Voters dan Pilkades Bekasi 2026

Selasa, 22 September 2026 | 19:59

Selengkapnya