Berita

Ekonom dari Institute for Development of Economics and Finance (Indef) Nailul Huda/Net

Politik

Strategi Ekonomi Tumbuh 7 Persen Jadi PR Besar Semua Bacapres 2024

SELASA, 11 JULI 2023 | 21:03 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Bidang ekonomi menjadi pekerjaan rumah besar bagi para bakal calon presiden (bacapres) yang namanya kini sudah bermunculan. Ini lantaran kondisi ekonomi global diprediksi masih tidak menentu di tahun 2023 hingga 2024, sehingga Indonesia memiliki persiapan yang matang.

Begitu kata ekonom dari Institute for Development of Economics and Finance (Indef) Nailul Huda dalam podcast "Republik Ayam Jago" yang dipandu Arief Poyuono, di Kopi Timur Cafe, Jalan Pondok Kopi, Jakarta Timur, Selasa (11/7).

“Dengan Indonesia yang seperti saat ini, ekonomi global yang enggak menentu, kita menghadapi beberapa PR,” ujarnya, saat memberi pemaparan dalam podcast yang digagas Kantor Berita Politik RMOL bertajuk 'Tantangan 2024 dan Grand Design Capres' itu


Dia menjelaskan, Indonesia mematok Rencana Pembangunan Jangka Panjang (RPJP) yang fantastis dari segi ekonomi. Salah satunya, mengharuskan ekonomi Indonesia tumbuh rata-rata di angka 6 hingga 7 persen, untuk menuju Indonesia Emas.

“Itu sangat berat sekali,” tegas Nailul Huda.

Dia mengatakan, sektor riil yang menyumbang cukup tinggi bagi pertumbuhan ekonomi Indonesia mulai merosot, yaitu deindustrialisasi yang semakin hari hilang pengembangan industri dalam negeri.

Jika tahun 2018 hingga 2019 industri itu masih tumbuh sekitar 19 sampai 20 persen, maka sekarang menurun ke angka 18 persen. Artinya, industri semakin turun dan akan berakibat pada penyerapan tenaga kerja, juga ke penerimaan pajak.

“Kalau kita breakdown pajak di industri manufaktur, salah satu penyumbang yang cukup tinggi juga. Dengan melemahnya industri, maka potensi penerimaan pajak kita menjadi turun juga,” demikian Huda menambahkan.

Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

UPDATE

MTI: Saatnya Pilih Pemimpin karena Kualitas

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 02:29

Korupsi Kredit Perbankan Rp629,8 Miliar Proyek Apartemen Bekasi Diusut

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 02:18

Ketika Hukum Konstitusi Berhadapan dengan Realitas Pertahanan Negara

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 02:01

Kesaktian Nusron Terbukti Lagi, KPK Dibuat Tak Bergigi

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 01:48

Masjid Apung An-Nur di Ancol jadi Landmark Baru di Pesisir Jakarta

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 01:20

Prabowo Pimpin Rapat Kabinet di Istana Bogor

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 01:07

KPK Jangan Gertak Sambal: Segera Jemput Paksa Nusron!

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 00:35

Melampaui Efisiensi, Menemukan Peluang Baru

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 00:20

5 Jurnalis Hilang di Krakatau Dianugerahi Penghargaan Kemanusiaan

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 00:02

Investor Jangan Gampang Panik soal Ancaman MSCI

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:45

Selengkapnya