Berita

Ilustrasi/Net

Publika

Persinggungan Garis Anggaran dan Kurva Kegunaan

SELASA, 11 JULI 2023 | 09:36 WIB | OLEH: DR. IR. SUGIYONO, MSI

BUMN PT Pertamina (Persero) menjual produk eceran yang beragam, yaitu BBM bersubsidi dan BBM non subsidi. BBM bersubsidi tersebut untuk melayani masyarakat lapisan bawah, atau transportasi umum, yaitu BBM jenis pertalite dan biosolar.

Pertalite dan biosolar telah menggantikan BBM jenis premium dan solar. BBM non subsidi adalah pertamax turbo untuk masyarakat lapisan atas dan pertamax untuk masyarakat lapisan menengah sebagai konsumen bensin. Demikian pula untuk harga penjualan dari BBM jenis dex dan dexlite untuk konsumen solar.

Kelembagaan bisnis eceran produk Pertamina menggunakan jasa penjualan eceran SPBU, Pertashop, dan Pertamini. Di luar ketiganya dijumpai penjualan BBM eceran secara konvensional menggunakan BBM dalam kemasan jerigen dan atau botol bekas minuman.


Dengan semakin sulitnya industri hulu migas mencapai sasaran produksi lifting minyak sebesar 1 juta barel per hari, bahkan lifting minyak semakin berkurang menjauhi sasaran, maka ketergantungan harga minyak bersumber dari impor semakin besar meskipun terjadi modernisasi kilang.

Demikian pula dengan produksi gas bumi, yang berperilaku sebagaimana produksi lifting minyak. Ditambah kegagalan transformasi energi dari BBM fosil ke gas bumi, maka ketergantungan terhadap impor BBM semakin besar.

Juga meningkatnya depresiasi rupiah terhadap dolar AS, ditambah tidak kunjung berakhirnya perang Ukraina dan Rusia, maka rasio harga eceran antara BBM non subsidi terhadap subsidi di dalam negeri semakin besar dan harga berfluktuasi.

Akibatnya, bukan hanya kebijakan harga BBM satu harga berhenti secara total, sehingga terjadi perbedaan harga antar wilayah di Indonesia bergantung pada elastisitas kepekaan harga konsumen akhir.

Juga mengubah rasio harga BBM non subsidi terhadap subsidi tadi telah mengubah kemiringan garis anggaran konsumen. Perubahan kemiringan garis anggaran konsumen, juga diikuti oleh perilaku perubahan kemiringan kurva kegunaan (utilitas) konsumen akhir.

Pengaruhnya terlihat pada perubahan rasionalitas konsumen dalam mengkonsumsi BBM pada SPBU, Pertashop, Pertamini, dan BBM eceran konvensional berkemasan jerigen dan atau botol bekas minuman.

Persaingan bisnis bersifat generik meningkat. SPBU yang menggunakan konsep penjualan barang diversifikasi masih unggul, walaupun SPBU yang minimalis dalam memproduksi kegunaan konsumen dapat tutup usaha. Kegunaan SPBU bukan hanya mengecer BBM, melainkan menyediakan toilet, boleh mandi, tempat shalat, minimarket, restoran, ATM, parkir, dan beristirahat.

SPBU tutup, karena mismanajemen, gagal memperbarui invention, atau terkena sanksi melanggar kualitas produk. Pertashop yang spesialis menjual pertamax banyak tutup, karena kalah bersaing harga dan kegunaan. Pertamini menyediakan dua jenis BBM relatif bertahan. BBM eceran konvensional bertahan, karena tidak menanggung biaya modal usaha formal.

Peneliti Institute of Development for Economics and Finance (Indef); pengajar Universitas Mercu Buana

Populer

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

Prabowo Kumpulkan Petinggi Militer

Jumat, 07 Agustus 2026 | 04:25

Febrie Bisa Diamuk Koruptor Lain Jika Ditahan di Rutan Kejaksaan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:18

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

UPDATE

Kini Posko Pengungsian Korban Gempa NTT Tersedia Internet Gratis

Selasa, 18 Agustus 2026 | 01:45

HUT ke-81 RI Momen Memperkuat Kebersamaan dan Gotong Royong

Selasa, 18 Agustus 2026 | 01:28

Merdeka Bernegara, Jalan Panjang Berbangsa

Selasa, 18 Agustus 2026 | 01:00

32 Kendaraan Hias Semarakkan Karnaval Bersatu Harmoni Nusantara di Monas

Selasa, 18 Agustus 2026 | 00:50

Langkah Cepat Polri Tangani Korban Gempa NTT Tuai Apresiasi

Selasa, 18 Agustus 2026 | 00:30

Polda Malut Terima 16 Senjata Api Ilegal dari Warga

Selasa, 18 Agustus 2026 | 00:05

Saatnya Indonesia Berdaulat dalam Sektor Pangan dan Energi

Senin, 17 Agustus 2026 | 23:45

Upaya Menjaga Kedaulatan Pilihan Pengurus NU

Senin, 17 Agustus 2026 | 23:22

BCA dan Pegadaian Luncurkan Layanan Tabungan Emas di myBCA

Senin, 17 Agustus 2026 | 22:51

Listrik dan Telekomunikasi di Flores Hampir Pulih 100 Persen

Senin, 17 Agustus 2026 | 22:50

Selengkapnya