Berita

Kendaraan tempur lapis baja Boxer/Net

Dunia

Jerman Beli Kendaraan Tempur Lapis Baja Boxer Senilai Rp 10 Triliun dari Australia

SELASA, 11 JULI 2023 | 07:36 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Jerman dan Australia telah menandatangani perjanjian kerja sama pertahanan bernilai 664 juta dolar AS atau setara dengan Rp 10 triliun.

Perjanjian itu menjadi kesepakatan pertahanan terbesar dalam sejarah Australia. Dengan kesepakatan itu, Australia akan membangun Boxer Heavy Weapon Carriers untuk Jerman.

Pencapaian ini diungkap oleh Perdana Menteri Australia Anthony Albanese lewat cuitan di Twitter pada Senin (10/7).


"Proyek ini akan menciptakan pekerjaan manufaktur bergaji tinggi untuk Australia. Dan berarti peningkatan lebih dari 1 miliar dolar AUS bagi perekonomian Australia," cuitnya.

Perjanjian tersebut ditandatangani selama kunjungan Albanese ke Berlin menjelang KTT NATO di Vilnius, Lithuania.

Boxer akan diproduksi di Redbank, Queensland. Proyek ini disebut akan mengamankan sekitar 1.000 pekerjaan.

Jika sesuai jadwal, Anadolu Agency mencatat, Canberra akan mengekspor lebih dari 100 kendaraan tempur lapis baja Boxer buatan Brisbane ke Berlin mulai tahun 2025.

Kendaraan tempur lapis baja dikenal sebagai Heavy Weapon Carriers atau Kendaraan Pengangkut Senjata Berat di Jerman.

Nantinya, Boxer Australia akan melengkapi sejumlah besar tank baru dan kendaraan lapis baja lainnya yang dibeli Angkatan Darat Jerman sebagai tanggapan atas perang Rusia-Ukraina.

Populer

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Profil Achmad Syahri Assidiqi: Legislator Gerindra 'Gamer' Anak Eks DPR RI

Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12

Jangan Biarkan Dua Juri Final LCC Lolos dari Sanksi UU ASN

Kamis, 14 Mei 2026 | 12:43

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Inilah Bupati Sitaro Chyntia Ingrid Kalangit yang Diborgol Kejati

Minggu, 10 Mei 2026 | 01:09

Tetangga Sudah Mendahului, Indonesia Masih Berpidato

Jumat, 15 Mei 2026 | 05:30

Djaka Budi Utama Belum Tentu Bersalah dalam Kasus Suap Bea Cukai

Sabtu, 09 Mei 2026 | 02:59

UPDATE

IPC TPK Catat Pertumbuhan Positif pada Awal Triwulan II 2026

Selasa, 19 Mei 2026 | 16:10

Rekayasa Lalin di Harmoni Berlaku hingga September Imbas Proyek MRT Jakarta

Selasa, 19 Mei 2026 | 16:01

Membaca Ulang Tantangan Klaim Pertumbuhan Ekonomi 5,61 Persen

Selasa, 19 Mei 2026 | 15:59

Belum Ada Update Nasib 5 WNI yang Ditahan Israel

Selasa, 19 Mei 2026 | 15:58

Cadangan Beras RI Tembus 5,37 Juta Ton, Tertinggi Sepanjang Sejarah

Selasa, 19 Mei 2026 | 15:52

Optimisme Pemerintah Jangan Sekadar Lip Service

Selasa, 19 Mei 2026 | 15:50

KSAD Tegaskan Pembubaran Nobar ‘Pesta Babi’ Atas Permintaan Pemda

Selasa, 19 Mei 2026 | 15:45

Beras RI Berlimpah, Zulfikar Suhardi Harap Harga Tetap Terjangkau

Selasa, 19 Mei 2026 | 15:26

Prabowo Dijadwalkan Hadir di DPR Bahas RAPBN 2027

Selasa, 19 Mei 2026 | 15:26

Dosen Lintas Kampus Kolaborasi Dorong Perlindungan Kerja

Selasa, 19 Mei 2026 | 15:15

Selengkapnya