Berita

Hujan salju di Provinsi Gauteng, Afrika Selatan/Net

Dunia

Kota Johannesburg Mengalami Fenomena Langka Hujan Salju

SELASA, 11 JULI 2023 | 04:37 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Masyarakat Johannesburg, kota terbesar di Afrika Selatan, mengalami fenomena langka hujan salju pada Senin (10/7), sementara kota dan bagian dataran tinggi lainnya di negara itu dilanda cuaca dingin ekstrim.
Layanan cuaca memperingatkan potensi penutupan jalan dan suhu dingin yang berbahaya akibat salju yang turun.

Laporan Africa News menyebutkan hujan salju di Provinsi Gauteng disebabkan oleh hawa dingin, yang mencapai Afrika Selatan akhir pekan lalu, dan berubah menjadi sistem cuaca yang dikenal sebagai "cut-off low".

Meskipun jarang terjadi, cuaca seperti itu bukannya tidak pernah terdengar di Johannesburg, yang terletak di ketinggian lebih dari 1.700 meter. Terakhir kali hujan salju terlihat pada tahun 2012 dan 1996.

Meskipun jarang terjadi, cuaca seperti itu bukannya tidak pernah terdengar di Johannesburg, yang terletak di ketinggian lebih dari 1.700 meter. Terakhir kali hujan salju terlihat pada tahun 2012 dan 1996.

Bagi banyak penduduk setempat, salju adalah hal baru yang disambut baik pada Senin.

Di taman kanak-kanak Johannesburg, anak-anak yang bersemangat membuat bola salju dan berusaha menangkap serpihan dengan lidah mereka, di mana beberapa belum pernah melihat salju sebelumnya.

Namun, dengan hujan salju yang dilaporkan di bagian selatan Gauteng dan diperkirakan akan terus turun sepanjang hari, serta di beberapa daerah di Provinsi Eastern Cape dan KwaZulu-Natal, Dinas Cuaca Afrika Selatan memperingatkan bahwa suhu dingin menimbulkan risiko bagi jalanan.

Dingin yang parah juga bisa meredam harapan akan berakhirnya pemadaman listrik.

Menteri Ketenagalistrikan Afrika Selatan, Kgosientsho Ramokgopa, mengatakan pada awal Juli bahwa negara itu mungkin akan segera mengakhiri pemadaman listrik harian yang melanda negara itu.

Permintaan pemanas yang meningkat, bagaimanapun, dapat melebihi pasokan listrik karena musim dingin di Afrika Selatan berlanjut pada Juli hingga Agustus.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

UPDATE

KPK: Capres hingga Kepala Daerah Idealnya Tidak Karbitan

Minggu, 26 April 2026 | 17:35

Victor Orban Angkat Kaki dari Parlemen Hongaria, Fokus Benahi Partai

Minggu, 26 April 2026 | 17:18

Menlu Iran Temui Sultan Oman setelah Mediasi di Pakistan Gagal

Minggu, 26 April 2026 | 16:38

Respons Dedi Mulyadi Disindir "Shut Up KDM"

Minggu, 26 April 2026 | 16:37

PAD Retribusi Sampah Bocor Rp20 Miliar, Baunya di Saku Birokrat?

Minggu, 26 April 2026 | 16:01

Beyond Nostalgia ALJIRO Dorong Alumni Berperan untuk SDM

Minggu, 26 April 2026 | 15:50

Tersangka Penembakan Gala Dinner Wartawan Incar Pejabat Trump

Minggu, 26 April 2026 | 15:50

Comeback Sempurna di Bawah Keteduhan Trembesi

Minggu, 26 April 2026 | 15:42

Dua Laksamana Masuk Bursa Kuat KSAL

Minggu, 26 April 2026 | 15:40

Daycare Lakukan Kekerasan Harus Dicabut Izin dan Pelaku Dipenjara

Minggu, 26 April 2026 | 14:57

Selengkapnya