Berita

Ilustrasi/Net

Dunia

Penusukan di Taman Kanak-kanak, Enam Orang Meninggal

SENIN, 10 JULI 2023 | 16:31 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Insiden penusukan terjadi di sebuah taman kanak-kanak di Kabupaten Lianjiang, Provinsi Guangdong, China. Akibatnya enam orang meninggal dunia dan satu orang lainnya mengalami luka serius.

Menurut keterangan dari kepolisian setempat, tersangka yang diidentifikasi dengan nama belakang Wu, berusia 25 tahun, telah ditahan oleh pihak berwenang.

Mengutip Reuters pada Senin (10/7), beberapa media melaporkan bahwa orang dewasa dan anak-anak termasuk di antara para korban penusukan.


Berita tersebut telah memicu kekhawatiran dan kecaman di seluruh negeri tentang kekerasan terhadap anak-anak dan keamanan di lingkungan sekolah, dengan reaksi emosional bermunculan di media sosial Tiongkok, terutama di platform Weibo.

Diskusi mengenai insiden ini menjadi yang paling ramai diperbincangkan, dengan jumlah penayangan mencapai 290 juta. Beberapa pengguna media sosial menyerukan hukuman mati bagi pelaku.

"Sangat tidak manusiawi melakukan ini terhadap anak-anak yang tidak berdaya. Berapa banyak keluarga yang akan hancur karena ini? Saya mendukung hukuman mati," tulis salah satu pengguna Weibo.

Sementara itu, banyak pengguna lainnya yang turut mempertanyakan keamanan sekolah, terutama setelah serangkaian serangan serupa juga terjadi sebelumnya.

"Mengapa kasus semacam ini masih terus terjadi?," kata pengguna lainnya.

Insiden yang sama sempat terjadi pada Agustus tahun lalu di provinsi Jiangxi, di mana tiga orang tewas dan enam orang lainnya terluka dalam serangan di taman kanak-kanak.

Di Tiongkok, kejahatan kekerasan jarang terjadi karena adanya UU yang ketat terkait kepemilikan senjata. Namun, serangkaian serangan di sekolah selama beberapa tahun terakhir ini telah meningkatkan keprihatinan publik akan keamanan di lingkungan pendidikan.

Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

UPDATE

Dilema Kelas Menengah dan Bawah di Dua Tahun Prabowo-Gibran

Selasa, 20 Oktober 2026 | 10:31

Lewat Surat Terbuka, Forum Guru Besar Indonesia Desak Gibran Mundur dari Wapres!

Selasa, 20 Oktober 2026 | 10:20

Prabowo Berbelasungkawa atas Wafatnya Jenderal TNI Purn Subagyo

Selasa, 20 Oktober 2026 | 10:17

Harga Emas Antam Ambruk, Termurah Dijual Rp1,33 Juta

Selasa, 20 Oktober 2026 | 10:13

Sempat Dirumorkan Meninggal, Kim Jong-un Muncul di Pameran Mode Korut

Selasa, 20 Oktober 2026 | 10:03

Muslim Arbi Apresiasi Dua Tahun Pemerintahan Prabowo, Swasembada Beras Jadi Prestasi

Selasa, 20 Oktober 2026 | 09:59

Dua Tahun Prabowo-Gibran, Rupiah Bergerak ke Rp18.023 per Dolar AS

Selasa, 20 Oktober 2026 | 09:49

Komisi II DPR Desak HGU Perusahaan Pembakar Hutan Dicabut

Selasa, 20 Oktober 2026 | 09:44

BEI Pastikan Saham HSC Tetap Diperdagangkan, Hanya Dicoret dari Hitungan IHSG

Selasa, 20 Oktober 2026 | 09:40

IHSG Dibuka Merah, Dua Menit Perdagangan Langsung Lompat 1,8 Persen

Selasa, 20 Oktober 2026 | 09:22

Selengkapnya