Berita

Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden dan Presiden Turkiye, Recep Tayyip Erdogan/Net

Dunia

Via Telepon, Biden Bujuk Erdogan Segera Setujui Keanggotaan Swedia di NATO

SENIN, 10 JULI 2023 | 15:35 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden tampaknya berusaha untuk membujuk Presiden Turkiye Recep Tayyip Erdogan agar Ankara segera menyetujui keanggotaan Swedia di NATO.

Upaya tersebut terlihat ketika Biden melakukan panggilan telepon dengan Erdogan, yang dikonfirmasi oleh Gedung Putih pada Minggu (9/7).

"Biden menyampaikan keinginannya untuk dapat segera menyambut Swedia ke dalam NATO secepat mungkin," kata Gedung Putih, seperti dikutip VOA News, Senin (10/7).


Pada kesempatan itu, Erdogan mengakui Swedia telah mengambil sejumlah langkah maju, terutama dengan meratifikasi UU anti-terorisme.

Namun, Erdogan menyatakan bahwa langkah-langkah tersebut belum efektif karena para pendukung Partai Pekerja Kurdistan (PKK), yang dianggap sebagai kelompok teroris oleh Turkiye masih terus mengadakan demonstrasi di Swedia.

Turkiye, bersama Hongaria, diketahui telah menjadi salah satu batu sandungan bagi aplikasi Swedia, yang membutuhkan persetujuan bulat untuk dapat bergabung bersama NATO.

Menanggapi aplikasi Swedia yang terus gagal itu, Sekretaris Jenderal NATO Jens Stoltenberg mengumumkan bahwa dia akan mengadakan pertemuan antara Erdogan dan Perdana Menteri Swedia Ulf Kristersson di Vilnius pada Senin ini.

Sementara itu, para pemimpin akan bertemu langsung di Vilnius, Lithuania untuk menghadiri KTT NATO yang akan diselenggarakan pada 11 Juli, untuk membahas semua hubungan bilateral dan masalah regional secara rinci.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Sekolah Rakyat dan Investasi Penghapusan Kemiskinan Ekstrim

Kamis, 15 Januari 2026 | 22:03

Agenda Danantara Berpotensi Bawa Indonesia Menuju Sentralisme

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:45

JMSI Siap Perkuat Peran Media Daerah Garap Potensi Ekonomi Biru

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:34

PP Himmah Temui Menhut: Para Mafia Hutan Harus Ditindak Tegas!

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:29

Rezim Perdagangan dan Industri Perlu Dirombak

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:15

GMPG Pertanyakan Penanganan Hukum Kasus Pesta Rakyat Garut

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:02

Roy Suryo Ogah Ikuti Langkah Eggi dan Damai Temui Jokowi

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:00

GMNI: Bencana adalah Hasil dari Pilihan Kebijakan

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:42

Pakar Hukum: Korupsi Merusak Demokrasi Hingga Hak Asasi Masyarakat

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:28

DPR Setujui Anggaran 2026 Komnas HAM Rp112 miliar

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:26

Selengkapnya