Berita

Pemimpin Korea Utara, Kim Jong Un/Net

Dunia

Korea Utara Bakal Tembak Drone Mata-mata AS yang Terbang di Wilayahnya

SENIN, 10 JULI 2023 | 15:09 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Korea Utara bersumpah akan menembak jatuh drone atau pesawat tanpa awak yang digunakan oleh Amerika Serikat (AS) untuk memata-matai Pyongyang.

Jurubicara Kementerian Pertahanan Nasional Korea Utara menyebut AS kerap melakukan tindakan militer provokatif dengan menerbangkan drone di atas wilayah udara Korea Utara.

Tindakan tersebut merupakan pelanggaran batas udara yang menjadi ancaman keamanan yang mengkhawatirkan bagi Pyongyang.


Untuk itu, Korea Utara memperingatkan AS agar berhenti melakukan provokasi semacam itu. Karena jika diteruskan, Pyongyang tidak akan ragu menembak jatuh drone mata-mata milik Washington.

"Tidak ada jaminan bahwa kecelakaan mengejutkan seperti jatuhnya pesawat pengintai strategis Angkatan Udara AS tidak akan terjadi," kata jurubicara tersebut, seperti dikutip KCNA, Senin (10/7).

Pernyataan tersebut merujuk pada insiden-insiden sebelumnya, di mana mereka berhasil menembak jatuh atau mencegat pesawat mata-mata AS di perbatasan Korea Selatan dan lepas pantai sekitar.

Konfrontasi AS dinilai Pyongyang membawa semenanjung Korea lebih dekat ke konflik nuklir.

Tahun ini, latihan militer bersama Korea Selatan dengan AS melibatkan sebuah kapal selam rudal jelajah bertenaga nuklir yang berlabuh di Busan bulan lalu. Itu merupakan kapal selam nuklir pertama yang dikerahkan ke Semenanjung Korea sejak 1981.

Langkah AS, dicurigai sebagai bagian dari rencana untuk meningkatkan penyebaran aset strategis Amerika di Korea Selatan yang ditujukan untuk melawan Korea Utara.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

Mahfud MD: Mas Pandji Tenang, Nanti Saya yang Bela!

Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55

UPDATE

Sekolah Rakyat dan Investasi Penghapusan Kemiskinan Ekstrim

Kamis, 15 Januari 2026 | 22:03

Agenda Danantara Berpotensi Bawa Indonesia Menuju Sentralisme

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:45

JMSI Siap Perkuat Peran Media Daerah Garap Potensi Ekonomi Biru

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:34

PP Himmah Temui Menhut: Para Mafia Hutan Harus Ditindak Tegas!

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:29

Rezim Perdagangan dan Industri Perlu Dirombak

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:15

GMPG Pertanyakan Penanganan Hukum Kasus Pesta Rakyat Garut

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:02

Roy Suryo Ogah Ikuti Langkah Eggi dan Damai Temui Jokowi

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:00

GMNI: Bencana adalah Hasil dari Pilihan Kebijakan

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:42

Pakar Hukum: Korupsi Merusak Demokrasi Hingga Hak Asasi Masyarakat

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:28

DPR Setujui Anggaran 2026 Komnas HAM Rp112 miliar

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:26

Selengkapnya